Malang (beritajatim.com) – Perumda Jasa Yasa Kabupaten Malang sebagai pengelola tempat wisata pantai Balekambang dan Pantai Ngliyep tidak akan menggelar acara malam perayaan Tahun Baru 2021. Namun begitu, sejumlah pantai wisata di tempat itu terbuka bagi wisatawan.
“Kami (Pantai Balekambang dan Ngliyep) tetap buka, tapi tidak ada perayaan. Tidak ada event apapun,” ungkap Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Perumda Jasa Yasa, Khusnul Hakim Syadad, kepada Mvoice, Kamis (30/12/2021).
Khusnul menjelaskan, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang beberapa waktu lalu, dan sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 66 tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada Natal dan Tahun Baru, pantai Balekambang dan Ngliyep tetap buka, namun tidak menggelar malam perayaan pergantian tahun. “Untuk itu, kami mentaati aturan itu, tapi tidak ada event apapun, pesta kembang api juga tidak ada,” tegasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pantai-balekambang”]
Khusnul menegaskan, Perumda Jasa Yasa mengimbau kepada masyarakat untuk mentaati aturan yang berlaku, terutama tetap menjalankan protokol kesehatan (Prokes), dan tidak membawa sound sistem jika berkunjung ke tempat wisata pantai Balekambang dan Ngliyep. “Saya mengimbau kepada masyarakat agar tidak membawa sound sistem jika berkunjung ke pantai, taati prokes,” terangnya.
Khusnul menambahkan, meski tidak ada event malam perayaan pergantian tahun 2021-2022, Perumda Jasa Yasa tetap menyediakan beberapa fasilitas untuk menunjang keindahan alam di pantai. “Untuk menambah keindahan pemandangan pantai di malam hari, kami tata sedemikian rupa dengan penambahan lampu, agar suasana pantai terang, pokoknya bagus lah,” tegasnya.
Selain itu, tambah Khusnul, Perumda Jasa Yasa juga menyediakan fasilitas persewaan tenda bagi wisatawan yang menginginkan bermalam di tepi Pantai. “Kita juga siapkan persewaan tenda bagi wisatawan yang nginep dan tidak mendapatkan pemginapan,” pungkasnya. (yog/kun)






