Gresik (beritajatim.com)- Suasana hangat Ramadan terasa berbeda di sejumlah masjid di sekitar kawasan industri Gresik. Selama tiga hari berturut-turut, jajaran direksi Petrokimia Gresik hadir langsung di tengah masyarakat melalui program Safari Ramadan 1447 H.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia tersebut untuk mempererat silaturahmi dengan warga sekitar perusahaan.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, turun langsung mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari buka puasa bersama hingga salat tarawih berjamaah di sejumlah masjid.
“Safari Ramadan ini merupakan agenda rutin perusahaan untuk mempererat hubungan harmonis antara Insan Petrokimia Gresik dan masyarakat, khususnya yang berada di sekitar perusahaan,” ujar Daconi, Minggu (8/3/2026).
Menurutnya, keberlangsungan operasional Petrokimia Gresik dalam menyalurkan pupuk bersubsidi ke berbagai daerah di Indonesia tidak lepas dari dukungan dan doa masyarakat.
“Kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, termasuk pada momen bulan suci Ramadan. Ini menjadi komitmen insan Petrokimia Gresik untuk selalu berkontribusi bagi masyarakat,” tambahnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, rombongan direksi bersama Insan Petrokimia Gresik mengunjungi enam masjid di sekitar perusahaan. Keenam masjid tersebut yakni Masjid Roudlotul Abror di Desa Roomo, Masjid At-Taqwa di Desa Suci, Masjid Karomah di Kelurahan Lumpur, Masjid Baitul Amin di Desa Kedanyang, Masjid Roudlotul Jannah di Kelurahan Tlogopojok, serta Masjid Al Muhajirin di Desa Pongangan.
Dalam setiap kunjungan, perusahaan juga menyerahkan bantuan operasional sebesar Rp15 juta kepada masing-masing masjid. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan keagamaan sekaligus pengembangan fasilitas masjid.
Tak hanya itu, bantuan ini juga melengkapi penyaluran bantuan operasional yang sebelumnya telah diberikan kepada berbagai lembaga keagamaan dan sosial di sekitar perusahaan.
Tercatat, sebanyak 146 masjid, musala, pondok pesantren, dan panti asuhan telah menerima bantuan dari Petrokimia Gresik. Setiap masjid memperoleh bantuan Rp7,5 juta, sementara musala menerima Rp5 juta. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada 21 pondok pesantren dan 28 panti asuhan dengan nilai masing-masing Rp4 juta.
Secara keseluruhan, total bantuan yang telah didistribusikan Petrokimia Gresik pada awal Ramadan tahun ini mencapai Rp723,5 juta.
“Bantuan ini bukan sekadar simbol, melainkan wujud komitmen kami untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat,” tegas Daconi. [dny/suf]






