Pamekasan (beritajatim.com) – Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Fathorrosi memastikan bola tenis berisi narkoba jenis sabu berasal dari luar area institusi yang dipimpinnya.
“Jadi bola tenis berisi narkoba jenis jenis sabu itu bukan berasal dari fasilitas olahraga di dalam Lapas, karena di dalam Lapas tidak tersedia olahraga tenis. Fasilitas olahraga yang tersedia hanya futsal dan voly,” kata Fathorrosi, Sabtu (19/4/2025).
Pihaknya menduga bola tenis berisi sabu sengaja dilempar orang tidak dikenal dari luar ke area Lapas. “Penemuan bola tenis berisi narkoba ini sudah kita koordinasikan dengan Polres Pamekasan, guna dilakukan penyelidikan tentang pelaku dan pemiliknya,” ungkapnya.
“Sebagai langkah antisipatif, kami berencana memasang kamera pengawas yang mengarah ke area luar Lapas. Karena selama ini kamera pemantau hanya mengarah ke dalam kompleks dan perumahan sipir,” pungkasnya.
Seperti diketahui, bola tenis berisi narkoba jenis sabu ditemukan petugas di area lorong jalan setapak (branghang) sektor barat sisi selatan kompleks Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Minggu (13/4/2025) lalu.
Sementara sabu yang terbungkus plastik di dalam bola tenis, berisi berat sekitar 1,39 gram. Saat ditemukan kondisi bola tenis dalam kondisi terikat lakban melingkar. [pin/beq]






