Gresik (beritajatim.com) – Kebakaran di bulan pertama 2023 kembali terjadi di Kabupaten Gresik. Kali ini rumah milik H.Samiri (60) warga Jalan Poros Banjarsari Desa Suci, Kecamatan Manyar. Rumah terbuat dari kayu triplek itu hangus terbakar hingga rata. Beruntung dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa. Pasalnya, saat api membakar seluruh bangunan rumah, penghuninya tidak ada di tempat.
Wicaksono salah satu saksi yang juga warga Desa Suci menceritakan dirinya melihat titik api di pinggir rumah. Dalam hitungan detik, api langsung membesar kemudian menghanguskan seluruh bangunan rumah yang terbuat dari kayu.
“Pemilik rumah berada di Surabaya saat kejadian kebakaran pukul 15.30 wib. Api dengan cepat meratakan bangunan dan isi di dalam rumah,” ujarnya, Sabtu (21/01/2023).
Ia menambahkan, belum diketahui penyebab kebakaran. Pasalnya, saat kejadian sudah muncul titik api yang semula kecil langsung membesar.
“Melihat api terus membesar, saya melaporkan ke petugas pemadam kebakaran,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, AH. Sinaga mengatakan, proses pemadam kebakaran butuh ekstra tenaga. Ini seluruh bangunan terbuat dari kayu triplek.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kebakaran-gresik”]
“Dibutuhkan waktu satu jam lebih untuk memadamkan api, dan petugas berhati-hati karena angin juga bertiup kencang,” katanya.
Mantan Kadispora Gresik itu menyatakan dirinya menghimbau agar masyarakat melaporkan bila ada kejadian kebakaran.
“Langsung lapor ke 112 petugas siap siaga 24 jam bila ada laporan dari masyarakat,” pungkasnya. [dny/but]






