Jombang (beritajatim.com) – Rumah milik Muhammad Suwadi (43), warga Desa Grobogan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang Jawa Timur terbakar hebat, Rabu (14/6/2023) malam. Dugaan sementara, kebakaran tersebut akibat korsleting listrik.
Si jago merah pertama kali muncul dari ruang belakang atau dapur. Kuatnya embusan angin membuat api cepat berkobar. Api merembet ke dinding dan atap, lalu menjalar ke ruang tengah. Akibatnya, kamar di ruangan tersebut juga ludes.
Bukan itu saja, sejumlah peralatan eletronik tak lepas dari jilatan api. Si jago merah berhasil dipadamkan oleh Tim Damkar (Pemadam Kebakaran) Mojoagung Jombang beberapa saat kemudian. Namun kondisi rumah sudah hangus berantakan.
BACA JUGA:
Wanita di Jombang Ini Langsung Pingsan saat Tahu Rumahnya Terbakar
“Kami menerjunkan satu tim untuk melakukan pemadaman. Dugaan sementara, kebakaran diakibatkan oleh korsleting listrik. Banyak kabel listrik yang semrawut. Ruang yang terbakar 12×5 meter. Kerugiaan materiil sekitar Rp 40 juta,” kata Ketua Tim Damkar Pos Mojoagung Jombang, Risdianto.
Risdianto merinci, ruang yang terbakar meliputi dapur, ruang keluarga atau ruang tengah, serta dua kamar. “Tidak ada korban jiwa. Karena saat kejadian pemilik rumah sedang berada di luar rumah,” tambah Risdianto sembari menunjukkan lokasi yang dimaksud.
Rumah yang terbakar itu dihuni oleh Muhammad Suwadi (43) dan istri, Farida Cahyaningsih (41), berserta keluarganya, termasuk sang adik, Samsul Huda (38). Menurut Samsul, pihaknya mengetahui kebakaran tersebut ketika api sudah membesar, asap membubung tinggi.

Samsul bersama warga kemudian melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya seperti ember dan timba. Mereka kewalahan karena api cepat membesar. Kemudian menghubungi Pos Damkar Mojoagung untuk meminta bantuan.
Tak berselang lama, mobil PMK (pemadam kebakaran) meraung-raung ke lokasi. Mereka langsung sigap. Slang berisi air pun disemprotkan untuk memadamkan api yang mengamuk. “”Saya tahun ada kebakaran ketika api sudah membesar,” kata Huda. [suf/ted]






