Maluku Tenggara (beritajatim.com) — Kondisi rumah sederhana dengan atap dari daun rumbia, dinding papan, dan triplek, dulunya menjadi tempat tinggal bagi banyak keluarga di Desa Ohoinangan, Kecamatan Kei Besar, Maluku Tenggara.
Sebelum adanya intervensi, rumah-rumah tersebut kerap berlubang, ditempel terpal dan seng seadanya untuk menahan angin dan hujan. Ketika cuaca buruk datang, para penghuni harus mencari tempat yang lebih aman.
Namun, keadaan berubah sejak Kementerian Sosial (Kemensos) meluncurkan program Rumah Sejahtera Terpadu (RST) pada Juli lalu di wilayah Kei Besar. Keluarga Mursal Rusbal (36) dan Sara Wadlau (21), yang sebelumnya tinggal di rumah seadanya, kini menempati rumah baru yang lebih layak dan aman. Program ini memberikan harapan baru bagi mereka dan warga lainnya.
“Saya merasa sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kemensos. Sekarang, kami tidak perlu khawatir lagi saat hujan,” ungkap Mursal pada Selasa (18/9/2024).
Dulu, setiap kali terjadi badai, Mursal dan keluarganya harus mengungsi ke rumah orang tua untuk menghindari bahaya. Rumah baru yang diberikan oleh Kemensos kini memiliki dua kamar tidur, ruang keluarga, dapur, serta fasilitas toilet dan kamar mandi, yang sebelumnya tidak tersedia.
Perubahan positif juga dirasakan oleh Sara Wadlau. Selama ini, masyarakat Desa Ohoinangan terbiasa mengambil air dari sungai yang berjarak sekitar 300 meter dari pemukiman. Meski letaknya dekat dengan jalan raya, sumber air tersebut menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi warga yang memerlukan akses cepat dan aman ke air bersih.
Kini, berkat instalasi air bersih yang dipasang oleh Kemensos, air mengalir langsung ke rumah mereka, memberi kemudahan yang sebelumnya tak terbayangkan.
Bantuan yang diterima Sara dan Mursal tidak hanya berupa rumah. Kemensos juga memberikan perlengkapan rumah tangga seperti kasur, lemari, peralatan dapur, hingga kompor gas. “Dulu saya memasak dengan kayu bakar, sekarang bisa pakai kompor gas. Tidak panas lagi ketika masak,” ujar Sara dengan penuh syukur.
Kemensos juga berupaya meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui bantuan usaha. Sara dan Mursal masing-masing mendapatkan 30 bibit ayam pedaging lengkap dengan pakan dan kandang, yang ditempatkan di samping rumah mereka.
Bantuan ini diharapkan bisa menambah pendapatan keluarga dan mengurangi biaya kebutuhan protein hewani.
Program Rumah Sejahtera Terpadu dari Kemensos tidak hanya memberikan tempat tinggal yang layak, tetapi juga memfasilitasi peningkatan taraf hidup keluarga melalui usaha mandiri dan akses terhadap fasilitas dasar, seperti air bersih dan perlengkapan rumah tangga. Kehadiran program ini di Maluku Tenggara menunjukkan upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah terpencil. [aje]






