Surabaya (beritajatim.com) – ROCK Excellent Teens (ROCKET) Surabaya membagikan 210 sembako dan 500 makanan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Pahlawan, Sabtu (2/4/2022). Pembagian itu dalam rangka memperingati 16 tahun organisasi gereja ini berdiri.
Koordinator Rocket Surabaya Andre Setiawan mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu stimulus singkat di akhir masa pandemi.
“Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah supaya masyarakat pra sejahtera MBR ini dapat terstimulus di akhir masa pandemi. Apalagi sekarang semua harga juga naik karena mendekati lebaran. Mereka terhimpit secara ekonomi karena imbas dari pandemi. Bahkan sekarang harus menanggung mahalnya minyak dan sembako lainnya. Menurut saya, gereja juga harus mengambil bagian dan mengusahakan kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya,” kata Andre di Surabaya.
Tidak hanya itu, Andre berharap kegiatan yang dinamai GARAM (Gerakan Anak Remaja Mengasihi) ini bisa menjadi awal yang bagus serta menjadi sebuah role model bagi anak muda zaman sekarang. Juga agar gereja gereja semakin membagi kasih dan mengusahakan kesejahteraan kota.
“Anak muda masa-masa kini menurut kami sangat skeptis tentang kesejahteraan kota. Tidak hanya anak muda, namun bahkan gereja gereja masa kini juga seperti itu. Mereka tenggelam di dalam kesenangan mereka sendiri, tenggelam dalam dunia mereka sendiri,” katanya.
Andre menambahkan, melalui kegiatan yang dinamai GARAM berharap bisa menjadi suatu platform, suatu wadah, untuk menggugah kesadaran diri untuk saling berbagi dengan masyarakat pra sejahtera. “Apalagi di Firman Tuhan juga dikatakan, jadilah garam dan terang,” katanya.
Sementara itu, Melisa Rusli, salah satu anak muda yang mengikuti program ini mengungkapkan kebahagiaannya. “Gimana ya, rasanya asyik gitu lho, kita bisa berbagi dengan sesama, bisa saling membantu satu dengan yang lain tanpa tersekat oleh golongan golongan tertentu,” kata Melisa yang juga Ketua GARAM.
[berita-terkait number=”5″ tag=”gereja”]
Tidak hanya itu, Melisa juga menambahkan harapannya di dalam melaksanakan kegiatan ini. “Semoga ini tidak cuma dilaksanakan sekali ini saja. Tapi bisa beberapa kali dalam setahun, atau bahkan bisa kolaborasi dengan anak muda gereja lain. Dan yang paling penting, masyarakat pra-sejahtera ini bisa terbantu dan segera terlepas dari imbas ekonomi,” katanya.
Dihubungi terpisah, Ps. Daniel Januar Tanudjaja, Lead Pastor dari GBI ROCK Surabaya, sekaligus penatua dari ROCK International Ministry, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh anak-anak muda. Dia mengatakan bahwa ini merupakan implementasi dari visi gereja mereka, yaitu menjadi perwakilan kerajaan Tuhan.
“Ini saya rasa merupakan hal yang sangat bagus adanya. Saya sangat mengapresiasi apa yang temen-teman Rocket sudah kerjakan. Mereka pontang-panting cari sponsor, berjualan, bahkan roadshow ke setiap cabang – cabang gereja kami di Surabaya untuk melaksanakan kegiatan ini. Terlebih lagi, apa yang mereka lakukan merupakan wujud implementasi dari visi gereja kami, yaitu menjadi duta perwakilan kerajaan Tuhan di bumi,” katanya.
Untuk diketahui, ROCKET adalah sebuah organisasi gereja anak muda dibawah naungan GBI ROCK Surabaya, yang tersebar sebanyak 6 cabang di Surabaya. Rocket didirikan pada 5 Maret 2006 oleh Ps. Timotius Arifin Tedjasukmana selaku Senior Pastor dari ROCK International Ministry. [asg/suf]






