Surabaya beritajatim.com – Risma atau Tri Rismaharini, calon Gubernur Jawa Timur dari PDI- Perjuangan (PDI-P), menyoroti tiga masalah krusial yang ada di Kabupaten Gresik.
Risma menyebutkan tiga masalah itu diantaranya adalah, terkait banjir ‘tahunan’ yang rutin melanda Gresik Selatan, lalu sulitnya akses air PDAM dan merebaknya truk truk tronton hingga memicu kemacetan.
“Banjir ini masih terjadi hingga kini. Setiap tahun bahkan bisa dua kali dalam setahun,” kata Risma saat menghadiri Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) PDI-P di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro 2, Gresik, Minggu (22/9/2024).
Risma juga turut menyoroti masalah penyediaan air bersih di Kabupaten Gresik yang masih terus mengandalkan PDAM di Karangpilang, Surabaya.
Kata dia, hal itu akan menjadi fokus penyelesaian masalah dirinya ketika nanti terpilih menjadi Gubernur Jatim. Sungai di Gresik akan diperbaiki dan menciptakan pancaran sumber air yang baru.
“Dengan cara ini air tawar yang tertampung nanti dapat digunakan sebagai (kebutuhan) air minum dan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Risma.
Risma menambahkan, sudah berkomunikasi dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, untuk mempersiapkan anggaran khusus pengelolaan air yang lebih baik.
Masalah ketiga yang diungkapkan Risma adalah kemacetan akibat volume kendaraan yang besar truk tronton. Di mana, menurut Risma, volumenya berlebihan dan dinilai membahayakan pemotor.
“Saya melakukan perjalanan dari Gresik akan ke Lamongan dan Tuban, dan jalanan sudah overload. Ini berbahaya, terutama campur dengan kendaraan besar seperti truk tronton dan sepeda motor,” ucapnya.
Dari situ, Mantan Menteri Sosial ini merencanakan pembangunan jalan baru yang menghubungkan daerah Pantura, sehingga daerah-daerah terisolasi bisa berkembang. “Kita harus segera bergerak untuk mengatasi semua tantangan ini,” pungkasnya. [ram/suf]






