Surabaya (beritajatim.com) – Ribuan personel gabungan dari kepolisian,TNI, dan Pemkot Surabaya akan berjaga di perbatasan dan dalam kota untuk mengantisipasi massa suporter yang merayakan Anniversary Persebaya ke 97, Selasa (18/09/2024) dini hari.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi mengatakan, petugas yang berjaga sebanyak 1.844 personel gabungan dari Polda Jawa Timur, Polrestabes Surabaya, Polsek Jajaran, TNI, dan Pemkot Surabaya. Nantinya 1.844 personel yang berjaga akan disebar di perbatasan kota dan titik-titik rawan di pusat kota sampai menuju Gelora 10 November di Tambaksari.
“Kita sudah siapkan antisipasi walaupun kemarin sudah ada kesepakatan dengan sejumlah tokoh Bonek dan manajemen Persebaya,” kata Haryoko, Senin (17/06/2024).
Haryoko menjelaskan, ada sejumlah pos pengamanan yang akan dijaga oleh petugas kepolisian. Seperti di Pos Polisi Siola, Pos Penjaga di Jalan Polisi Istimewa, Jalan Tugu Pahlawan dan Taman Bungkul. Selain itu, polisi juga akan menerapkan rekayasa arus lalu lintas di sepanjang jalan menuju Stadion Gelora 10 November apabila situasi massa masif masuk ke Kota Surabaya.
“Untuk rekayasa lalu lintas akan kami lakukan di dua titik di Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo. Tapi sifatnya situasional,” imbuh Haryoko.

Haryoko pun memastikan petugas akan berjaga maksimal untuk menjaga situasi kamtibmas di Kota Surabaya. Ia pun menghimbau agar massa yang merayakan Anniversary Persebaya ke 97 untuk berdoa di rumah sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat bersama para pentolan.
“Kami mengajak Bonek/Bonita untuk sama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kota Surabaya,” pungkas Haryoko. [ang/but]






