Gresik (beritajatim.com)– Ribuan masyarakat Gresik menyambut Kirab Adipura tahun 2023. Dalam kirab tersebut, ratusan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) tumplek blek di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP). Antusias masyarakat tumpah ruah di sudut-sudut jalan, setelah 11 tahun belum pernah meraih Adipura.
Torehan prestasi ini disambut meriah oleh masyarakat sejak dari perbatasan Gresik-Surabaya. Begitu turun dari mobil dinas Bupati dan Wabup Gresik dikawal oleh sejumlah kendaraan hias.
Kirab Adipura agak berbeda dibanding kirab kegiatan lainnya. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wakil Bupati (Wabup) Aminatun Habibah (Bu Min) diarak menggunakan bus tingkat wisata.
Keberhasilan Gresik mendapat Adipura patut diapresiasi karena berdasarkan penilaian, dan evaluasi dari Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KHLK) melalui ‘Harmoni Gresik Baru Lebih Maju’ dinobatkan sebagai kota yang menyandang Adipura.
Bupati Fandi Akhmad Yani menuturkan, ini patut apresiasi karena 11 tahun belum belum pernah mendapatkan, mudah-mudahan ini menjadi prestasi masyarakat Gresik.
“Penanganan sampah dari hulu ke hilir tidak diselesaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saja tapi peran desa kedepan dan dewan menyusun harus menyusun Musrenbangdes TPS di tiap desa,” tuturnya, Selasa (5/03/2024).
Bupati milenial ini menambahkan, reprensentasi adipura bukan sekedar kebersihan saja tapi juga untuk lingkungan serta terus menambah ruang terbuka hijau. Ini karena Gresik belum ada hutan kota. Karena itu, perlu hutan kota dengan menggandeng sejumlah perusahaan.
“Kedepan kami akan membangun tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) di Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah terus berkelanjutan. Yang paling penting peran desa bagaimana menangani pengelolaan sampah,” kata Gus Yani.
Sementara Wabup Aminatun Habibah atau akrab dipanggil Bu Min menyatakan raihan ini juga tidak lepas dari peran masyarakat, pasukan kuning serta elemen terkait yang peduli pada pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah.
“Semua masyarakat Gresik serta elemen masyarakat yang peduli pada pengelolaan bersatu padu. Sehingga, bisa mendapatkan piala adipura. [adv/dny]






