Surabaya (beritajatim.com) – Reva Adi mengaku terkejut saat ditunjuk menjadi kapten tim Persebaya di laga ujicoba melawan Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (28/5/2023). Bagaimana tidak, penunjukan kapten kepada pemain asal Makasar ini begitu tiba-tiba saat meeting pagi sebelum pertandingan oleh pelatih Aji Santoso.
“Saya kaget waktu ditunjuk pas meeting di mess, tiba-tiba coach Aji menunjuk saya. Sebagai pemain, saya harus siap maka tanggung jawab ini saya jadikan motivasi dan tidak terlalu dibebankan, dan buktinya saya semakin semangat menampilkan yang terbaik untuk tim,” ungkap Reva.
Menjadi leader memang tidak mudah, apalagi bermain di tengah ribuan Bonek dan Bonita di stadion. Namun, Reva terus menekankan kepada para pemain untuk tidak terlalu menjadi beban bermain di tengah ribuan fans di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Dan beruntung, para pemain bermain cukup apik dan berhasil memenangkan pertandingan.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/olahraga/persebaya-tekuk-bali-united-3-1-aji-santoso-puji-penampilan-pemain-mudanya/
“Sejak awal saya sampaikan, saya senang dengan fans yang hadir di stadion. Dengan banyaknya suporter ini jangan dijadikan beban. Adanya mereka ini adalah motivasi karena resiko bermain di klub besar memang seperti ini dan terbukti mereka memberikan permainan yang cukup apik, saya suka,” imbuhnya.
Sementara itu Aji Santoso, Pelatih Persebaya menegaskan jika Reva Adi masih belum fix menjadi kapten dalam kompetisi mendatang. Namun karena mantan pemain Madura United ini memiliki leadership yang bagus, maka ia menjadi salah satu pertimbangan pelatih untuk menjadikan dirinya sebagai kapten tim.
“Pastinya ini belum fix karena kompetisi juga masih lama, tapi saya menunjuk Reva bukan tanpa alasan. Dia memiliki leadership yang bagus, membimbing pemain muda. Alhamdulillah bagus karena kapten itu, ada kapten 1 hingga tiga, mungkin bisa menjadi pertimbangan kedepan,” imbuhnya. (way/kun)






