Bondowoso (beritajatim.com) – DPP PDIP merekomendasikan pasangan calon (Paslon) Bambang Soekwanto – Mohammad Baqir (BAGUS) dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Bondowoso periode 2024-2029.
Akan tetapi, Irwan Bachtiar Rahmat yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Bondowoso justru blak-blakan mendukung Paslon Abdul Hamid Wahid – As’ad Yahya Syafi’i (RAHMAD).
Bahkan mantan Wakil Bupati Bondowoso periode sebelumnya itu menyampaikan dukungannya dalam forum resmi di Bharata Hotel, Sabtu (19/10/2024).
Berdasarkan informasi terhimpun, saat itu Irwan berdiskusi dengan hadirin tentang Pilkada 2024.
PDIP Bondowoso menegaskan dukungannya pada Paslon Risma – Gus Hans dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim periode 2024-2029.
Tiba-tiba ada seorang peserta bertanya tentang dukungan Irwan khusus untuk Pilbup Bondowoso.
“Insya Allah saya berdasarkan apa istilahnya ya? Kontemplasi ya? Kalau ajarannya Bu Mega kontemplasi. Insya Allah, kalau saya ke RAHMAD,” jawab Irwan.
Pernyataan Irwan ini kemudian direspon teriakan hadirin yang kala itu didominasi kalangan perempuan.
“Allahu Akbar! Hidup satu komando!,” pekik seorang perempuan.
Irwan punya alasan mendasar mengapa secara pribadi dia melabuhkan dukungannya pada Paslon RAHMAD.
“Saya dengan beliaunya sudah berkomunikasi. Beliau membantu saya luar biasa waktu saya dengan Kiai Salwa mencalonkan di era SABAR,” terang Irwan.
Untuk diketahui, Irwan Bachtiar Rahmat mendampingi KH Salwa Arifin dalam Pilbup Bondowoso periode 2018-2023 lalu.
Paslon ini dikenal dengan akronim SABAR yaitu Salwa – Bachtiar. Paslon tersebut lantas memenangkan kontestasi di periode tersebut.
“Beliau, mas As’ad (As’ad Yahya Syafi’i) itu tim saya. Saya akan balas Budi kepada beliau atas kebaikan beliau,” janji Irwan.
BeritaJatim.com berusaha mengonfirmasi ulang kebenaran di dalam video tersebut.
Dikonfirmasi via pesan singkat, Irwan membenarkan bahwa ia secara sadar mendukung Paslon RAHMAD dan berkenan ucapannya diberitakan.
“Iya,” jawab Irwan Bachtiar Rahmat dikonfirmasi BeritaJatim.com via pesan singkat, Minggu (20/10/2024).
Andi Hermanto adalah salah seorang pengurus DPC PDIP Kabupaten Bondowoso yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, apa yang disampaikan Irwan Bachtiar Rahmat adalah ranah pribadi.
“Itu atas nama pribadi beliau. Karena waktu itu audiens bertanya arah dukungan dari sisi pribadi,” kata Andi Hermanto dikonfirmasi terpisah.
Namun Andi menilai bahwa sikap Irwan tergolong wajar. Sebab, Paslon BAGUS disebut seolah enggan berkomunikasi dengan PDIP.
“Awalnya kita (PDIP) itu kan memang ke BAGUS, tapi setelah komunikasi tidak berlanjut, DPC PDIP mengusulkan ke DPP untuk merekom RAHMAD,” kata Andi.
Seiring berjalannya waktu, Rekom DPP PDIP justru turun untuk Paslon BAGUS di injury time atau sehari sebelum pendaftaran Bacabup-Bacawabup ke KPU.
“Kita enggak tahu gimana prosesnya, tiba-tiba Rekom turun ke BAGUS. Tapi ya sudahlah, kita ikut Rekom itu,” akunya.
Alih-alih menjadi mesra, Paslon BAGUS disebut justru seolah enggan berkomunikasi dengan PDIP pasca mendapatkan rekomendasi DPP.
“Kami sudah beberapa kali mengundang BAGUS untuk hadir dalam acara PDIP, termasuk Rakercab beberapa waktu lalu. Tapi yang bersangkutan tidak datang, malah datang ke acara partai lain setelahnya di hari yang sama,” beber Andi.
Fenomena ini menurut Andi menjadi alasan wajar jajaran pengurus DPC PDIP ragu mendukung paslon BAGUS.
“Wong diundang aja gak mau datang, bagaimana mau dapat dukungan. Bahkan ini terkesan melecehkan ke PDIP,” sergah Andi. [awi/aje]






