Lumajang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur memiliki rencana untuk melakukan rehabilitasi alun-alun pusat kota secara besar-besaran. Anggaran yang disediakan untuk proyek perbaikan ruang terbuka hijau (RTH) Alun-alun Lumajang ini diketahui mencapai Rp4,5 miliar. Informasinya, proses rehabilitasi akan dimulai pada bulan September 2025.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang, Agus Rokhman Rozaq, mengatakan rehabilitasi alun-alun menyasar area pedestrian yang menjadi fasilitas khusus bagi pejalan kaki. Hal ini dilakukan karena banyak pedestrian yang terkelupas dan cukup mengganggu. Kondisi ini juga sering dikeluhkan oleh warga yang biasa berolahraga lari mengelilingi alun-alun.
Menurut Rozaq, rencana rehabilitasi alun-alun bukan kegiatan mendadak dan sudah terencana sejak lama, apalagi juga ada keluhan masyarakat terkait pedestrian yang sudah rusak. “Jadi kami ingin alun-alun tidak hanya enak dilihat, tapi juga menjadi ruang yang memfasilitasi aktivitas masyarakat. Ini sudah dianggarkan di perubahan anggaran kabupaten, jadi bukan mendadak,” terangnya, Senin (25/8/2025).
Perbaikan ini nantinya akan dilakukan dengan mengganti pedestrian yang berupa lempengan batu menjadi granit berkualitas, nyaman bagi pejalan kaki sekaligus ramah bagi kaum disabilitas. Selain itu, proyek rehabilitasi ini juga akan membangun drainase untuk mengendalikan air hujan yang berpotensi menggenang di sekeliling alun-alun.
Penambahan fasilitas seperti tempat sampah dan titik lampu juga akan diberikan menyesuaikan kebutuhan masyarakat. “Perubahan ini penting bukan hanya untuk estetika, tetapi juga sebagai wujud pemerintah hadir untuk meningkatkan kualitas hidup warga,” tambah Rozaq.
Sebagai informasi, RTH Alun-alun Kabupaten Lumajang sudah sejak 2017 silam belum mendapatkan proses rehabilitasi. Sehingga, selama ini hanya dilakukan perawatan rutin sebagai penanganan sementara. “Untuk perbaikan terakhir memang dilakukan sejak tahun 2017 silam, selama ini hanya perawatan rutin dan beberapa perbaikan-perbaikan kecil,” ungkap Rozaq. [has/beq]






