Jember (beritajatim.com) – Kontingen Kabupaten Jember berhasil merebut dua medali emas dan dua medali perunggu cabang kick boxing dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VII, di Markas Batalyon 509 Jember, 25-28 Juni 2022.
Dua emas diraih Didi Teguh Dwi Santoso untuk lategori musical form atau seni dan M. Rozikin untuk kategori lowkick kelas 63,5 kilogram. Sementara medalu perunggu disabet Ali Wafa untuk kategori lowkick kelas 51 kilogram dan M. As’ad Arya Ramadhani untuk kategori kick light kelas 70 kilogram.
“Seharusnya kami bisa memperoleh satu emas lagi di kategori kick light putri kelas 60 kilogram. Kami sudah yakin menang, dan sudah mengajukan protes, tapi keputusan wasit tak bisa diganggu gugat,” kata Oky Wijaya, pembina Kick Boxing Indonesia Jember, Selasa (28/6/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”porprov-jatim-2022″]
Oky berharap keberhasilan merebut dua emas dan dua perunggu ini bisa memacu perkembangan dan pembinaan kick boxing di Jember. “Alhamdullah kami sesuai target yakni dua emas. Ke depan kami inginkan pembinaan yang lebih baik,” katanya.
“Di Jember ada 31 kecamatan. Wilayahnya luas. Saya harap setiap kecamatan punya jaringan kick boxing, karena potensi daerah yang tak terpantau luar bisa. Mutiara yang tersembunyi banyak,” kata Oky.
Oky ingin meniru Kota Kediri yang melahirkan banyak atlet kick boxing dan berhasil meraih sembilan medali dalam kejuaraan Kickboxing Jatim 2021. “Di Kota Kediri ada enam kecamatan, sementara Jember punya 31 kecamatan. Potensi Jember lebih banyak. Kami berharap di setiap kecamatan ada kader-kader kick boxing,” katanya. [wir/ted]






