Surabaya (beritajatim.com) – Lion Parcel resmi menandai tiga belas tahun perjalanannya sebagai salah satu pilar logistik nasional yang menghubungkan berbagai pelosok Indonesia. Mengusung tema “13EYOND”, perusahaan merefleksikan semangat untuk melampaui pencapaian saat ini dengan beradaptasi pada dinamika industri dan kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.
Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat selama lebih dari satu dekade, Lion Parcel menghadirkan Promo 13.13 berupa diskon ongkos kirim sebesar 13% untuk setiap transaksi melalui aplikasi. Momentum ini juga menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat layanan menjelang periode peak season Ramadan 2026.
Surabaya terus memposisikan diri sebagai kota strategis dengan aktivitas pengiriman yang tinggi bagi Lion Parcel. Sepanjang tahun 2025, pengiriman dari Kota Pahlawan didominasi oleh komoditas aksesoris, kebutuhan pribadi, dokumen, pakaian, hingga spare part. Jakarta, Kalimantan, dan Indonesia Timur tercatat sebagai destinasi favorit bagi pengiriman dari wilayah ini.
Untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan tersebut, Lion Parcel menawarkan ongkos kirim kompetitif mulai dari Rp6.000. Menariknya, pertumbuhan kewirausahaan melalui jaringan agen di Jawa Timur juga melonjak hingga 20% sepanjang tahun 2025, yang menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem bisnis Lion Parcel.
Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, menekankan bahwa penguatan fondasi layanan terus dilakukan melalui kapabilitas infrastruktur. “Kami telah mengekspansi fasilitas hub dengan mesin X-ray yang dilengkapi teknologi AI untuk mengidentifikasi dan menyortir barang jalur udara secara lebih akurat,” jelas Kenny.
Hingga saat ini, Lion Parcel telah menjangkau:
* 98% wilayah domestik di Indonesia.
* Lebih dari 50 negara secara internasional.
* Didukung oleh lebih dari 7.000 agen di seluruh tanah air.
Menyambut Ramadan 2026, Lion Parcel telah menyusun skema penguatan operasional secara menyeluruh. Di kota-kota dengan volume tinggi seperti Surabaya, perusahaan melakukan penambahan kapasitas gudang, armada, serta sumber daya manusia secara temporer.
Selain fisik, aspek Customer Experience turut ditingkatkan melalui optimalisasi sistem informasi yang lebih transparan dan tim layanan pelanggan yang lebih responsif. “Kami ingin memastikan pelanggan tetap memperoleh layanan yang andal dan terjangkau di tengah meningkatnya permintaan periode Ramadan nanti,” tutup Kenny.[rea]






