Magetan (beritajatim.com) – Ratusan suporter klub sepak bola di Magetan menggelar doa bersama untuk korban jiwa Tragedi Kanjuruhan di Alun-Alun Magetan, Rabu (5/10/2022). Acara itu diawali dengan orasi suporter yang menginginkan Tragedi Kanjuruhan diusut tuntas karena menewaskan 125 orang.
Kemudian dilanjutkan oleh sambutan Bupati Suprawoto yang saat itu hadir bersama Ketua DPRD Magetan Sujatno, Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan dan Komandan Kodim 0804 Letkol Inf Dani Indrajaya. Dalam sambutannya, Suprawoto mengharap agar kejadian seperti di Malang tidak terulang apalagi sampai terjadi di Magetan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kericuhan-laga-arema-vs-persebaya”]
“Kami mengharap kejadian seperti di Kanjuruhan tidak terjadi lagi, apalagi sampai terjadi di Magetan. Semoga almarhum dan almarhumah yang jadi korban jiwa mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah,” kata Suprawoto.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Suporter yang datang tak hanya dewasa, termasuk remaja dan anak-anak. Mereka menyalakan lilin seraya berdoa. Acara pun ditutup dengan suporter menyanyikan sejumlah lagu untuk mengenang para korban jiwa sebagai suporter setia Arema FC. Para suporter kemudian membubarkan diri. (fiq/kun)






