Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan sivitas akademika dan alumni Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dijadwalkan hadir dalam pernyataan sikap untuk menyuarakan kritik kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang digelar di kampus setempat, Senin (5/2/2024) besok.
Koordinator acara Airlangga Pribadi Kusman mengungkapkan, saat ini sudah ada 100 lebih orang yang menandatangani petisi. Kata dia, kolega sejawat di luar Unair juga bakal mengikuti aksi tersebut.
“Pernyataan sikap ini berangkat dari keprihatinan kami sebagai insan akademik terhadap perkembangan yang berlangsung akhir-akhir ini karena kami melihat penyelenggara negara ini semakin lama semakin menjauh dari prinsip etika republik,” kata Airlangga, Minggu (4/2/2024).
Soal adanya anggapan bahwa pernyataan sikap yang akan dilakukan para akademisi ini adalah partisan, Airlangga melihat jika penilaian itu tidak pada tempatnya, dan sudah biasa terjadi.
“Ketika ada suara yang mencoba mengkoreksi dalam momen-momen politik tertentu ini dianggap meresahkan oleh kekuasaan. Kita tahu bahwa ini pengulangan bingkai dari era yang terjadi pada orde baru,” jelasnya.
Airlangga menilai, ketika gerakan ini dianggap sebagai sebuah partisan politik, maka hal itu sudah salah kaprah atau mencoba mengkerdilkan dimensi etis dari tuntutan masyarakat sipil.
Sedangkan terkait aksi tandingan, menurutnya hal itu merupakan sebuah respon biasa dalam politik.
“Ketika kekuatan kelompok merasa tertekan dengan gagasan untuk memperbaiki keadaan yang diinisiasi oleh masyarakat sipil yang memunculkan kepanikan, akhirnya mencoba mencari siapa yang bisa dijadikan instrumen untuk menghalangi pengaruh efek besar dari gerakan berdimensi politik etik ini,” jelasnya.
Dosen FISIP Unair tersebut juga menyebut jika aksi yang dilakukan para akademisi ini untuk menggunakan haknya, terutama hak sipil dan politik sebagai warga negara, khususnya warga kampus.
“Kemudian hak menggunakan mimbar akademik dari keluarga besar Unair yang harus dihormati dan diproteksi oleh semua institusi,” tandasnya. [ipl/but]






