Jember (beritajatim.com) – Ratusan orang siswa dan guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kecamatan Umbulsari di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menunjukkan gejaka keracunan setelah mengonsumi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tercatat ada 112 orang yang menunjukkan gejala keracunan, 99 orang di antaranya adalah siswa. Gejala itu sudah terlihat sejak Rabu (4/2/2026) malam dan berlanjut hingga Kamis (5/2/2026). Mereka mengeluhkan rasa mual, muntah, hingga diare.
Bahkan banyak siswa yang antre di toilet. Sebagian siswa mengeluh sakit perut sejak Rabu malam, beberapa jam setelah mengonsumsi menu MBG yang dibagikan di sekolah. Mereka kemudian diberi obat diare dan mual oleh puskesmas. Beberapa siswa dirujuk ke puskesmas karena kondisi tubuh mereka sudah terlampau lemah.
Namun Dinas Pendidikan Jember belum bisa memastikan gejala keracunan tersebut disebabkan MBG. Dispendik belum menerima hasil laboratorium. “Kami tidak bisa menyampaikan dugaan sementara. Biar Dinas Kesehatan atau puskesmas yang menyampaikan. Kami belum tahu apakah ini karena makanan dari SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) atau lainnya,” kata Muhammad Ridoi, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dispendik Jember, Kamis (5/2/2026).
Pasalnya, lanjut Ridhoi, SPPG menangani beberapa sekolah. “Bukan cuma SMP 1 Umbulsari. Apakah di sekolah lain juga mengalami masalah yang sama, kami belum ada informasi. Kalau hanya satu sekolah kan belum bisa disimpulkan,” kata Ridhoi.
Dari 99 orang siswa yang dirawat, menurut Ridhoi, sebagian besar sudah bisa pulang. Tinggal dua orang yang dirawat di puskesmas. “Pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan camat, Danramil, Kapolsek, puskesmas,” kata Ridhoi. [wir]






