Blitar (beritajatim.com) – Masih dalam nuansa hangat Syawal 1447 H, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Blitar Pusat Madiun menggelar agenda akbar Halal Bihalal di Gedung Serba Guna Pemkab Blitar, Jln. Syudan Supriyadi, Kota Blitar. Momentum ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan simbol kuatnya sinergi antar-elemen masyarakat dan komitmen menjaga stabilitas di Rumah Bersama Kota Blitar.
Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari jajaran pengurus Cabang, Ranting, Komisariat, Rayon, hingga warga dan siswa PSHT. Menariknya, suasana persaudaraan semakin kental dengan kehadiran para ketua dan pengurus perguruan silat sahabat, mulai dari Tapak Suci, Porsigal, Perisai Diri, Pagar Nusa, Walet Puti, Pandan Alas, hingga Persinas Asad. Turut hadir pula perwakilan Forkopimda serta jajaran Forkopimcam Sananwetan.
Dalam sambutannya, Ketua PSHT Cabang Kota Blitar, Miskan Hadi Prasetyo, menekankan bahwa jati diri organisasi PSHT berpijak pada empat pilar utama: Persaudaraan, Keteladanan, Pengabdian, dan Penciptaan rasa aman.
Ia memberikan instruksi tegas kepada seluruh warga PSHT agar tidak mudah terombang-ambing oleh provokasi negatif yang dapat memecah belah keharmonisan.

“Warga PSHT harus mampu mengendalikan diri dan selalu sabar. Jangan mudah terpancing oleh pernyataan-pernyataan yang tidak bertanggung jawab. Kita jaga Kota Blitar, karena ini adalah tumpah darah kita, tempat kita bekerja, dan berinteraksi. Mari kita bawa kesejukan bagi lingkungan sekitar,” tegas Miskan Hadi Prasetyo.
Tak hanya soal spiritualitas dan kerukunan, acara ini juga menjadi panggung apresiasi bagi para pendekar berprestasi. PSHT Cabang Kota Blitar memberikan reward uang pembinaan kepada atlet dan pelatih yang sukses mengharumkan nama daerah pada Kejurprov SH Terate se-Jawa Timur di Lamongan, Februari 2026 lalu.
Dalam ajang bergengsi tersebut, kontingen Kota Blitar sukses memboyong piala tetap sebagai Juara Umum II se-Jawa Timur. Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda PSHT untuk terus mendulang prestasi di level yang lebih tinggi.
Kehadiran KH. Muhtar Lubby, M.A., yang juga merupakan Syuriah PC NU Kota Blitar, memberikan kedalaman spiritual pada acara ini. Dalam tausyiahnya, beliau mengajak warga PSHT untuk selalu mengedepankan introspeksi diri (mawas diri) serta menjaga marwah organisasi dengan meneladani semangat nasionalisme Bung Karno.
“Anggota PSHT harus mampu menjaga Ukhuwah Islamiyah dan memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat luas, sehingga keberadaan organisasi benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom,” ungkap KH. Muhtar Lubby.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas kelancaran rangkaian agenda dan kemenangan yang diraih di ajang Kejurprov. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan tertib. Para peserta membubarkan diri dengan tertib, membawa pulang semangat persaudaraan yang baru untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat Kota Blitar. (owi/but)






