Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa waktu lalu, dunia dikejutkan dengan tragedi kecelakaan kereta api yang menimpa kereta Howrah Superfast Express menabrak Coromandel Express di Odisha, India.
Peristiwa yang menewaskan 288 orang dan 900 penumpang luka-luka tersebut terjadi pada Jumat (2/6/2023) dan menjadi salah satu kecelakaan kereta paling fatal di India.
Faktanya, kecelakaan besar ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi, melainkan ada beberapa kecelakan terparah lainnya di belahan negara lain termasuk Indonesia. Untuk lebih lengkapnya, berikut deretan tragedi kecelakaan kereta api paling tragis di dunia.
1. Tragedi Guadalajara, Meksiko (1915)
Kala kecelakaan terjadi, kereta yang memiliki 20 gerbong ini tengah membawa penumpang dari Colima ke Guadalajara. Sayangnya, setelah menuruni bukit dengan kecepatan tinggi, sang masinis kehilangan kontrol dan membuat kereta jatuh ke tebing. Meski ada 300 penumpang yang selamat, namun 600 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.
2. Tragedi Saint Michel de Maurienne, Prancis (1917)
Peristiwa yang disebut sebagai kecelakaan kereta api terburuk di Prancis ini berlokasi di lereng curam antara Modane dan stasiun Saint-Michel-de-Maurienne. Saat itu merupakan waktu berlibur Hari Raya Natal sehingga pasukan Prancis akan kembali ke rumah masing-masing.
BACA JUGA: 7 Tips Aman dan Nyaman Bepergian Menggunakan Kereta Api
Ini membuat jumlah penumpang kereta api sontak membludak karena ada sekitar 1.000 penumpang yang hendak menaiki kereta. Pemerintah lantas berinisiatif untuk menggabungkan gerbong kereta, sayangnya hal tersebut justru membuat rem kereta gagal berfungsi dan mengalami kebakaran. Sekitar lebih dari 700 penumpang tewas dalam kejadian mengerikan ini.
3. Tragedi Bihar, India (1981)
Kecelakaan kereta yang baru saja terjadi rupanya bukan yang pertama kalinya bagi India. Sebelumnya, tepatnya 42 tahun yang lalu, tujuh dari sembilan gerbong kereta Bihar yang memuat hampir 1.000 orang jatuh ke Sungai Baghmati. Hal ini diduga disebabkan karena India kala itu mengalami musim hujan yang sangat parah, banjir di mana-mana dan angina bertiup dengan kencang. Atas peristiwa naas tersebut, diperkirakan 600 orang meninggal dunia, dan 300 penumpang lainnya hanyut terbawa arus sungai.
4. Tragedi Bintaro I (1987)
Ya, Indonesia ternyata masuk dalam daftar tragedi kecelakan kereta api paling tragis di dunia. Yang mana merupakan tabrakan hebat antara kereta api 220 Patas jurusan Tanah Abang-Merak dan kereta api lokal Rangkas jurusan Rangkasbitung-Jakarta Kota.
Mirisnya lagi, kecelakaan ini terjadi disebabkan kelalaian petugas dalam memberikan sinyal aman bagi kereta saat akan berada di jalur persilangan kereta. Akibatnya, 150 penumpang dinyatakan tewas, sementara 300 lainnya menderita luka yang parah.
5. Tragedi Queen of The Sea, Sri Lanka (2004)
Disebut sebagai salah satu kecelakaan kereta api paling mengerikan sepanjang sejarah, tragedi ini memakan korban lebih dari 1.700 penumpang. Kereta Queen of the Sea Line yang kala itu melakukan perjalanan dari Kolombo ke kota selatan Galle rupanya kelebihan muatan, ditambah dengan bencana alam tsunami Samudra Hindia yang menyerang.
Kereta Queen of the Sea Line pun terendam banjir di jalur kereta api pesisir barat daya Sri Lanka. Kemudian setelah dua gelombang tsunami menerjang, kereta 8 gerbong tersebut akhirnya tenggelam dan hancur.
Tragedi-tragedi di atas mungkin akan membuat sebagian orang merasa ngeri untuk memilih kereta sebagai transportasi umum. Mari berharap agar sistem kereta api di Indonesia bisa semakin baik dan kecelakaan seperti ini tidak akan pernah terulang kembali. (mnd/nap)






