Iklan Banner Sukun
Ragam

5 Bioskop Tertua yang Ada di Indonesia, Salah Satunya Berdiri Sebelum Tahun 1990

Ilustrasi bioskop tertua yang ada di Indonesia. (Wesley, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa bulan belakangan ini bioskop sudah mulai beroperasi secara penuh di Indonesia. Rasa rindu masyarakat menyaksikan film di bioskop perlahan mulai terobati. Bioskop di Indonesia bukan hanya hadir di abad ke-21. Jauh sebelum itu, ada beberapa bioskop yang sudah berdiri.

Ternyata cikal bakal bioskop di Tanah Air rupanya sudah ada.sejak tahun 1900-an. Jika dibandingkan dengan kondisi bioskop yang kita jumpai kini, tentunya bioskop pada 120-an tahun lalu tentu sudah jauh berbeda. Berikut ini daftar 5 bioskop tertua di Indonesia.

Bioskop Talbot (Tanah Abang)

Berada pada daerah Tanah Abang tepatnya di Jakarta Pusat tahun 1900. Kala itu bioskop ini masih menampilkan film bisu. Bioskop talbot didirikan di sebuah rumah bedeng dengan dinding dari anyaman bambu dan beratap seng yang akan dicopot lalu dibawa berkeliling kota usai pemutaran film.

Tiket menonton film terbilang mahal saat itu, yaitu dua setengah gulden yang setara dengan 10 kg beras. Film yang ditampilkan saat itu berjudul “Sri Baginda Maharatu Belanda bersama Pangeran Hertog Hendrick memasuki Ibu Kota Belanda, Den Haag”.

Bioskop Megaria

Bioskop ini berada di persimpangan Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Pegangsaan Timur, dan Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat. Dulunya bernama Bioscoop Metropool ini mulai beroperasi di tahun 1951. Mengalami masa kejayaan pada tahun 1951-1969 dengan kapasitas hingga seribu tempat duduk.

Bioskop de Majestic

Salah satu bangunan bioskop tertua yang berada di kota Bandung, Jawa Barat. Bioskop ini sudah berdiri sejak tahun 1925. Menyediakan orkes mini juga komentator untuk mengiringi film-film bisu. Promosi film dilakukan dengan keliling kota membagi selebaran memakai kereta kuda.

Bioskop Permata

Terletak di Jalan Sultan Agung Nomor 17, Kelurahan Gunungketur, Kecamatan Pakualaman, Yogyakarta. Dulunya, bioskop itu bernama Luxor, namun di tahun 1958 pengelolanya tidak melanjutkan usaha itu.

Bioskop ini pernah menayangkan film Indonesia populer seperti “Badai Pasti Berlalu” dan “Gita Cinta di SMA”. Tahun 2018, Pemda DIY melalui Dinas Kebudayaan melakukan pemugaran bangunan dan beka bioskop itu bakal dijadikan pusat perfilman.

Bioskop de Oranje

Berdiri di tahun tahun 1889 di Medan, Sumatera Utara yang menjadi bioskop pertama di sana. Bioskop ini menampilkan film bisu dan penontonnya dari kalangan orang-orang Eropa.

Film yang sempat disajikan di bioskop tersebut salah satunya adalah “Setulus Hatimu” yang rilis tahun 1974 karangan sutradara Arizal.

Itulah sederet bioskop legend yang pernah mengisi sorot mata masyarakat Indonesia diberbagai daerah. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar