Situbondo, (beritajatim.com) – Sebuah pohon petai/pete tumbang dan menimpa bagian depan rumah warga di Lingkungan Krajan Karang Kenek RT 03 RW 01, Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo, Jumat (5/6/2026) siang.
Rumah tersebut diketahui milik Halid Maulidi (45). Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.40 WIB. Pohon petai milik korban tiba-tiba roboh dan menimpa bagian tepas rumah berbahan galvalum.
“Penyebab pohon tumbang diduga karena kondisi akar yang sudah rapuh,” kata Puriyono, Jumat malam.
Saat kejadian, Halid sedang berada di dalam rumah dan sempat terkejut mendengar suara gemuruh keras dari arah depan rumahnya.
“Korban sedang tidur di rumah. Setelah mendengar suara keras kemudian keluar rumah dan melihat pohon petai miliknya sudah tumbang menimpa bagian depan rumah,” ujarnya.
Mendapat laporan dari warga, tim gabungan dari BPBD Situbondo, Tagana, TNI, Polri, aparat kecamatan, kelurahan dan warga sekitar langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas kemudian melakukan pemotongan batang pohon menggunakan gergaji mesin atau chainsaw agar material pohon dapat segera dipindahkan dari area rumah warga.
“Tim gabungan bergerak cepat melakukan penanganan dan pembersihan pohon tumbang agar tidak membahayakan warga sekitar,” imbuh Puriyono.
Akibat kejadian tersebut, bagian tepas rumah mengalami kerusakan ringan dengan estimasi kerugian sekitar Rp1 juta.
BPBD Situbondo juga melakukan asesmen cepat di lokasi untuk pendataan kerusakan serta menyiapkan tindak lanjut berupa pengkajian kebutuhan pascabencana dan penyaluran bantuan logistik apabila diperlukan. (awi/aje)






