Sidoarjo (beritajatim.com) – Rafi Wibisono, putra Wakil Bupati Sidoarjo H Subandi, digadang bakal menjadi generasi pembaharuan politik dalam pemilihan legislatif (Pileg) DPRD Sidoarjo Pemilu 2024 mendatang.
Nama Rafi Wibisono yang juga Direktur PT Jaya Makmur Rafi Mandiri bidang properti itu memang terbilang dini di dunia politik, rekam jejak namanya mulai dikenal masyarakat Sidoarjo berkat kepiawaiannya sang ayah sebagai Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo.
Hal itu terbukti dalam konferensi pers hasil survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) yang menunjukkan elektabilitas Rafi Wibisono moncer di daerah pemilihan (Dapil) 1 Sidoarjo yang meliputi Kecamatan Sedati, Buduran dan Kecamatan Sidoarjo.
Direktur Eksekutif ARCI, Baihaki Sirajt mengatakan sebagai kader muda PKB Sidoarjo, Rafi Wibisono mulai dikenal kalangan milenial. Meski tak dipungkiri nama besar sang ayah menjadi jembatan ia meniti karir politik.
“Koresponden di survei Dapil l Sidoarjo, milenial Sidoarjo sudah mulai kenal dengan sosok Rafi yang juga pesuka kendaraan modif . Dengan nama besar sang ayah otomatis kalangan muda makin familier dengan nama tersebut,” ucap Baihaki dalam rilis hasil survei per
9 hingga 23 Februari 2023 di Kabupaten Sidoarjo, Selasa (28/2/2023).

Meski asing di panggung politik, pemuda pemilik akun Tik Tok JMRM ini diharapkan menjadi generasi pembaharuan politik di kota Delta. Banyaknya pemilih pemula turut menjadi keuntungan Rafi sebagai kader muda dengan memanfaatkan suara Milenial dan gen Z.
“Survei ARCI memang menunjukkan bahwa kebanyakan koresponden dengan umur 19 dan 20 tahunan yang mengenal nama Rafi putra pertama Wakil Bupati Sidoarjo,” ungkap Baihaqi.
Masih menurut Baihaki, putra Wabup Sidoarjo itu harus mulai percaya diri dengan melakukan rangkaian kegiatan sosial dan menanam investasi suara jelang perhelatan pemilu. Meski dikuatkan dengan nama sang ayah, pendekatan ke akar partai harus mulai dilakukan.
“Sudah saatnya pesuka modifikasi kendaraan itu aktif ke akar partai, investasi sosial ke masyarakat dan menunjukkan potensi diri dengan diimbangi nama sang ayah,” tegas pemilik lembaga dan pengamat politik itu. (isa/ted)






