Madiun (beritajatim.com) – Jumlah kendaraan yang melintas di ruas Tol Ngawi-Kertosono mengalami peningkatan signifikan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025. Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), Arie Irianto, mengungkapkan bahwa lonjakan arus kendaraan telah terjadi sejak 24 Maret 2025 dan diperkirakan akan terus meningkat hingga puncak mudik.
Menurut Arie, periode arus mudik dan balik tahun ini berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April 2025. Pada H-3 Lebaran, Jumat (28/3/2025), tercatat sekitar 70.000 kendaraan telah melintas di ruas tol tersebut. Secara keseluruhan, diperkirakan 331.000 kendaraan akan melewati jalur ini selama periode mudik dan arus balik Idul Fitri 2025.
“Volume kendaraan mulai meningkat sejak tanggal 24 Maret dan puncaknya diperkirakan terjadi pada tanggal 28 Maret, terutama dari arah Jakarta,” ujar Arie saat ditemui di Kantor PT JNK, Jumat (28/3/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kendaraan yang masuk dari berbagai arah telah mencapai angka signifikan. Dari arah barat, sekitar 70.000 kendaraan tercatat masuk, sementara dari arah timur, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 50.000 unit. “Total kendaraan yang masuk dan keluar sudah mencapai sekitar 130.000 unit, atau sekitar 19,8% dari total prediksi,” paparnya.
Arie juga menyoroti kemungkinan terus meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas, seiring dengan kebijakan pemerintah terkait libur sekolah dan diskon tiket pesawat, yang mendorong masyarakat untuk memilih jalur darat sebagai alternatif perjalanan.
“Kalau melihat tren saat ini, peningkatan volume kendaraan terjadi lebih awal dari perkiraan kami, yaitu sejak tanggal 24 Maret,” tambahnya.
Selain melakukan pemantauan arus kendaraan, PT JNK juga menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi kemungkinan kejadian darurat, seperti kecelakaan atau gangguan lalu lintas lainnya. Hal ini dilakukan guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan pemudik selama periode Lebaran.
“Selama masa mudik, kami tetap siaga 24 jam penuh untuk memantau arus lalu lintas di ruas Tol Ngawi-Kertosono,” tegas Arie.
Dengan lonjakan jumlah kendaraan yang terus meningkat, pemudik diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan, memanfaatkan rest area, dan mengikuti informasi terbaru terkait kondisi lalu lintas agar perjalanan tetap aman dan nyaman. [fiq/kun]






