Blitar (beritajatim.com) – Aksi puluhan pesilat menutup jalur Blitar-Kediri di Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar viral di media sosial. Terlihat puluhan pesilat tersebut membawa sejumlah bendera silat saat sedang menutup jalan tersebut.
Aksi puluhan pesilat dengan kendaraan bermotor itu pun membuat warga dan pengendara mengeluh. Meski tak berlangsung lama namun hal itu dikeluhkan oleh warga dan pengendara yang sedang melintas.
Terkait hal itu, Kabag Ops Polres Blitar Kota, Kompol Agus Tri menyebut bahwa yang dilakukan oleh pesilat itu hanya konten. Setelah itu rombongan pesilat tersebut digiring menuju daerahnya masing-masing oleh polisi.
“Jadi kemarin siang ada izin masuk ke kita, itu ulang tahun PSHT rayon Dusun Genangan Sanankulon Kecamatan Sanankulon sesuai izin yang akan hadir cuma 50 orang akhirnya kita lakukan pengamanan baik dari Polres dan Polsek, pada saat ulang tahun ada hiburan musik mungkin saat itu ada salah satu warga yang ulang tahun mengupload di medsos akhirnya datang rombongan dari Kediri kegiatan berlangsung aman lancar dan kita lakukan pengawalan dan di wilayah Udanawu mereka ternyata saling tunggu pas di Batas Kota mereka membuat konten konten itu,” Beber Kompol Agus Tri, pada Senin (24/11/2025).
Menurut polisi, aksi yang dilakukan oleh puluhan pesilat tersebut hanyalah konten. Setelah melakukan konten tersebut rombongan pesilat tersebut kemudian digiring ke daerah asalnya yakni Kediri.
“Ketua panitia sudah kita panggil kemarin ke Polsek sudah kita suruh buat pernyataan dan permohonan maaf,” pungkasnya. [owi/aje]






