Surabaya (beritajatim.com) – PUID (Pusat Unggulan Ilmu Disabilitas) dan Komunitas Tuli Unesa (Kotunesa) menggelar Ngaji Bahasa Isyarat selama Ramadhan 2024. Program ini sebagai upaya mempelajari Alquran.
Ketua Kotunesa Moch Fadillah Akbar mengatakan bahwa kegiatan ini difasilitasi oleh Direktorat Disabilitas Unesa, dengan peserta mahasiswa tuli Unesa dan sejumlah volunteer.
“Tujuan kami untuk memberikan pengalaman dan pemahaman membaca Alquran menggunakan bahasa isyarat bersama teman-teman tuli Unesa, serta sebagai media mencari keberkahan di bulan suci Ramadan,” kata Akbar, Senin (25/3/2024).
Program ini juga untuk memperkenalkan media membaca Alquran memakai bahasa isyarat kepada para volunter Direktorat Disabilitas Unesa serta mahasiswa Pendidikan Luar Biasa (PLB) agar dapat mengajarkan cara membaca Alquran kepada anak didiknya kelak.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah pemahaman teman tuli terkait agama dan tata cara membaca Alquran menggunakan bahasa isyarat yang sesuai dengan tata cara dan kaidahnya.
Kegiatan ini juga sebagai gerakan awal untuk mensosialisasikan kegiatan dan program, sehingga hasil dari pergerakan ini dapat tercipta lingkungan kampus yang ramah disabilitas, tidak hanya dari aspek infrastruktur, tetapi juga dari berbagai aspek yang lebih komprehensif.
Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang rutin digelar setiap pekan selama Ramadan. Program dimulai sejak Jumat, 8 Maret hingga Kamis, 28 Maret 2024. Pengajar program ini dari Rumah Qur’an Sahabat Tuli (RQST). [ipl/suf]






