Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC mengusung misi khusus saat bertandang ke markas PSS Sleman, pada pekan ke-17 Liga 1 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jum’at (27/12/2024) malam nanti.
Sebab pada laga tersebut, Laskar Sape Kerrab sangat berambisi untuk kembali mencuri 3 poin sempurna alias kemenangan dari Elang Jawa, guna keluar dari zona merah degradasi, sekaligus menutup akhir tahun dengan sebuah kemenangan.
Ambisi tersebut bukan tanpa alasan, terlebih tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, memiliki modal penting yang dapat dijadikan sebagai motivasi untuk bertanding melawan tim tuan rumah, PSS Sleman.
Modal penting tersebut berupa kemenangan kala menjamu Bali United FC, pada pekan ke-16 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Jum’at (20/12/2024) lalu. Sekaligus memutus rentetan hasil minor yang didapat dalam beberapa laga terakhir.
Hal tersebut juga tidak kepas dari tangan dingin sang karateker, Rakhmad Basuki yang ditunjuk sebagai pelatih sementara menggantikan posisi yang ditinggalkan Coach Paulo Meneses, beberapa waktu lalu.
Kondisi tersebut bukan pengalaman baru bagi sosok Coach RB, sebab ia juga sempat menjadi karateker tim pasca ditinggal pelatih sebelumnya, yakni Widodo Cahyono Putro pada awal musim Liga 1 Musim 2024-2025.
“Kemenangan sebelumnya (dari Bali United )tentu menjadi bekal penting bagi kami, sekaligus menjadi motivasi positif bagi pemain. Hal ini bukan hanya meningkatkan motivasi, tetapi juga kepercayaan diri seluruh tim,” kata Karateker Madura United FC, Rakhmad Basuki, Kamis (27/12/2024) kemarin.
Guna menghadapi tim Elang Jawa, timnya sudah mempersiapkan diri untuk menutup akhir tahun 2024 dengan sebuah kenangan. “Mudah-mudahan ini akan berbanding lurus dengan hasil yang kita dapatkan nanti,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu juga sangat berpeluang keluar dari zona merah jika mereka mampu mencuri 3 poin sempurna dari tuan rumah PSS Sleman. Sekaligus menyamakan 12 poin PSS Sleman yang menempati posisi 14 klasemen.
Saat ini tim bermarkas di Pulau Garam Madura, masih menempati posisi dasar klasemen sementara dengan total raihan hanya 9 poin dari 16 laga yang dijalani. Mereka hanya tertinggal 1 poin dari dua tim penghuni zona merah, Persis Solo dan Semen Padang. [pin/ted]






