Ringkasan Berita:
- PSMS Medan akan melakukan rotasi pemain saat menghadapi Persebaya Surabaya di laga kedua Piala Presiden 2026.
- Pelatih Eko Purdjianto menilai bermain di Stadion Gelora Bung Tomo menjadi tantangan besar bagi timnya.
- Selain merombak susunan pemain, PSMS juga menyiapkan perubahan strategi dan formasi.
- PSMS berupaya bangkit setelah kalah 0-2 dari Port FC pada pertandingan pembuka.
Surabaya (beritajatim.com) – PSMS Medan mulai melakukan evaluasi menyeluruh menjelang pertandingan kedua Piala Presiden 2026 melawan Persebaya Surabaya. Pelatih Eko Purdjianto memastikan timnya akan melakukan pembenahan signifikan, mulai dari rotasi pemain hingga perubahan strategi demi meraih hasil lebih baik saat tampil di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Menghadapi Persebaya di kandangnya sendiri menjadi tantangan berat bagi PSMS. Eko menyadari Bajul Ijo merupakan salah satu tim dengan kualitas yang patut diwaspadai, terlebih mendapat dukungan penuh dari suporter di Stadion Gelora Bung Tomo.
Sebagai langkah antisipasi, jajaran pelatih telah menyiapkan sejumlah perubahan dalam komposisi pemain. Beberapa pemain yang belum mendapat kesempatan tampil pada laga sebelumnya dipastikan akan dipertimbangkan untuk mengisi starting eleven maupun menjadi opsi dari bangku cadangan.
“Kita tahu Persebaya tim kuat, apalagi main di Gelora Bung Tomo. Kita melihat ada beberapa pemain yang belum kita mainkan,” ujar Eko, Selasa (28/7/2026) di Surabaya.
Selain melakukan rotasi skuad, PSMS Medan juga menyiapkan perubahan pola permainan. Eko menegaskan timnya akan mencoba pendekatan berbeda dibandingkan saat menghadapi Port FC pada laga pembuka turnamen.
Perubahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas permainan sekaligus memberikan kejutan bagi Persebaya yang diprediksi tampil agresif di hadapan pendukungnya sendiri.
“Yang pasti, pertandingan kedua nanti kita akan menampilkan permainan atau memainkan komposisi pemain yang ada sekarang, dan kedepannya kita mau memainkan formasi atau tim yang berbeda di pertandingan kedua melawan Persebaya,” tambahnya.
Dengan rotasi pemain dan penyesuaian taktik tersebut, PSMS Medan optimistis mampu memberikan perlawanan sengit kepada Persebaya sekaligus memperbaiki hasil yang diraih pada laga perdana.
Sebelumnya, PSMS Medan mengawali kiprahnya di Piala Presiden 2026 dengan hasil kurang memuaskan. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu harus mengakui keunggulan klub asal Thailand, Port FC, dengan skor 0-2 pada pertandingan yang digelar Minggu (26/7/2026).
Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih untuk meningkatkan performa, baik dari sisi organisasi permainan, efektivitas serangan, maupun keseimbangan lini pertahanan. Menghadapi Persebaya, PSMS berharap dapat bangkit dan menjaga peluang melaju ke fase berikutnya di ajang pramusim bergengsi tersebut. [way/beq]






