Nganjuk (beritajatim.com) – Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Jawa Timur Perwakilan Nganjuk menyalurkan paket gizi berupa ikan gurame segar hasil budidaya Sentra Pangan Lestari kepada para siswa di SD Islam Ulul Albab Ngetos, Kabupaten Nganjuk, pada Jumat (23/01/2026).
Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Berkah Ekosistem Lestari (BEST) yang bertujuan mengintegrasikan hasil produksi pangan lokal secara langsung untuk pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.
Aan Yuliatmoko dari LMI Nganjuk menyatakan bahwa kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap 25 Januari.
Melalui program ini, LMI ingin memastikan bahwa rantai produksi pangan yang dikelola di sentra binaan tidak hanya berhenti pada tahap ekonomi, tetapi memiliki dampak sosial nyata bagi kesehatan generasi mendatang.
Lebih lanjut, Aan menjelaskan bahwa SD Islam Ulul Albab Ngetos dipilih menjadi penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian LMI Nganjuk terhadap pemenuhan gizi anak sekolah di satuan pendidikan yang belum terjangkau Program Makan Siang Bergizi (MBG).
“SD ini belum terjangkau Program MBG sehingga membutuhkan dukungan tambahan dalam pemenuhan asupan gizi bagi siswa-siswinya,” jelasnya.
Dalam teknis pelaksanaannya, LMI menyerahkan ikan gurame berkualitas tinggi dalam kondisi segar kepada pihak pengelola sekolah. Bahan pangan tersebut kemudian diproses oleh tim dapur sekolah menjadi hidangan sehat yang siap dikonsumsi sebagai menu utama makan siang para murid.
“Ikan guramenya disajikan dalam bentuk olahan fillet ikan goreng. Menu ini dipilih karena menyesuaikan dengan kebutuhan gizi serta selera anak-anak agar mereka doyan dan menjadi semangat menghabiskan makan siangnya. Dengan begitu bisa memberikan manfaat optimal bagi tumbuh kembang mereka,” jelasnya.
Pemilihan menu fillet ikan goreng dimaksudkan untuk memudahkan anak-anak dalam mengonsumsi protein ikan tanpa terganggu oleh duri, sehingga asupan nutrisi dapat terserap maksimal. Antusiasme para siswa terlihat tinggi saat menikmati sajian protein hewani segar yang berasal dari ekosistem lestari di wilayah mereka sendiri.
Melalui sinergi dengan institusi pendidikan, LMI Nganjuk berharap Sentra Pangan Lestari dapat terus berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan lokal. Keberlanjutan program ini menjadi fokus utama guna menciptakan kemandirian asupan gizi yang merata di seluruh wilayah Nganjuk.
“LMI Nganjuk ingin dapat terus mendukung pemenuhan gizi siswa sekolah dasar serta memperkuat kepedulian bersama terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. [nm/but]






