Gresik (beritajatim.com) – Progres pembangunan proyek smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di kawasan JIiPE Gresik terus berjalan. Ditengah intensitas yang tinggi, perusahaan smelter tersebut menutup Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) 2024 dengan capaian 32 juta jam kerja selamat.
“Tim proyek berhasil mencapai lebih dari 32 juta jam kerja selamat. Hal ini merupakan kebanggaan yang patut kita apresiasi,” kata
Deputi Site Manager PTFI Smelter Project Venta Agustri, Selasa (13/02/2024).
Capaian 32 juta jam kerja selamat lanjut dia, pihaknya menerapkan 5 kunci. Pertama, mengkomunikasikan informasi keselamatan secara teratur kepada karyawan. Kedua, membangun budaya keselamatan. Selanjutnya ketiga, memastikan kebijakan keselamatan diikuti secara ketat oleh semua karyawan. Kemudian keempat, memastikan peralatan kerja dan fasilitas keselamatan (PPE) dalam kondisi baik, dan kelima, melakukan audit K3 dilakukan secara berkala.
Untuk mengimplementasikan semua itu kata Venta, PTFI menggelar berbagai kompetisi K3
untuk meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya K3.
“Kami ingin mengajak tidak hanya melihat bulan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai momentumnya. Tapi sebagai komitmen jangka panjang, karena setiap langkah kecil yang kita ambil akan membawa dampak besar bagi keselamatan dan kesehatan,” katanya
Ia menjelaskan PTFI terus meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan kerja bagi seluruh karyawan dan kontraktor yang terlibat dalam kegiatan operasional perusahaan. Hal ini dilakukan agar pencapaian pembangunan sesuai schedule.
Seperti diketahui, PTFI telah menginvestasikan USD 3,1 miliar atau setara Rp 48 triliun per akhir Desember 2023. Saat beroperasi penuh pada Desember 2024, smelter terbesar single dine itu mampu mengolah konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta dry metric ton (dmt) dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun. [dny/ian]






