Lamongan (beritajatim.com) – Nelayan di Kabupaten Lamongan kini menatap masa depan dengan optimisme baru berkat program Satu Desa Nelayan senilai Rp22 miliar yang menjadi bagian dari Kampung Nelayan Maju Merah Putih (KNMP), program nasional Presiden Prabowo untuk memperkuat sektor perikanan rakyat.
Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Nur Alimin, menyebut inisiatif ini akan membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan nelayan Lamongan, yang selama ini menjadi salah satu sentra penangkapan ikan terbesar di Jawa Timur.
“Dengan dukungan program pak Presiden, nelayan Lamongan punya harapan masa depan yang lebih sejahtera. Ke depan, Insyaallah kehidupan ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga kehidupan sosial nelayan akan semakin meningkat, berdaya, dan berkualitas,” kata Alimin, Jumat (24/10/2025).
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lamongan, Muchlisin Amar, menyambut positif langkah tersebut. Ia menilai program Satu Desa Nelayan akan menjawab kebutuhan nyata masyarakat pesisir yang selama ini menghadapi kendala administratif dan sosial ekonomi.
Dengan jumlah 23 ribu nelayan dan sekitar 4.600 armada kapal, Muchlisin berharap program ini juga membantu percepatan pengurusan sertifikat izin berlayar agar nelayan dapat bekerja dengan tenang tanpa khawatir operasi pengawasan dari PSDKP (Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan).
“Harapannya, tidak ada lagi satu pun kapal atau perahu yang beroperasi tanpa sertifikat izin berlayar. Dengan legalitas yang lengkap, nelayan bisa bekerja tenang tanpa rasa khawatir terkena operasi di tengah laut. Ketika nelayan nyaman melaut, otomatis ekonomi mereka akan ikut meningkat,” ujarnya.
Selain itu, Muchlisin juga menyampaikan aspirasi agar pemerintah pusat mempertimbangkan penggratisan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh nelayan di Indonesia, mengingat risiko tinggi pekerjaan di laut.
“Melaut itu penuh risiko. Nelayan harus dilihat sebagai subjek penting pembangunan ekonomi bangsa. Karena itu, kami berharap negara hadir melalui jaminan keselamatan kerja yang terakses oleh seluruh nelayan. Dan secara umum kita, nelayan Lamongan, siap membentuk Kampung Nelayan Merah Putih,” pungkasnya. [fak/beq]






