Pamekasan (beritajatim.com) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Tabri S Munir menyampaikan program ‘Madrasah Memanggil’ yang digagas Perkumpulan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Jawa Timur, sebagai upaya meningkatkan partisipasi publik dalam membangun bangsa.
Bahkan pihaknya menilai program yang digagas dan inisiasi berkat kerjasama dengan sejumlah instansi di Pamekasan, dilakukan sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam Pelepasan Relawan Program Madrasah Memanggil yang digagas PGMNI Jatim, di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Rabu (30/11/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”pwi-pamekasan”]
“Program (Madrasah Memanggil) ini sebagai bentuk pengabdian dengan potensi yang dimiliki para relawan yang akan didistribusikan kepada masyarakat,” kata Ketua PWI Pamekasan, Tabri S Munir.
Terlebih program tersebut juga berangkat dari niat yang sudah disiapkan beberapa potensi yang dimiliki, khususnya potensi yang dimiliki para relawan. “Jadi program ini yang pasti untuk meningkatkan partisipasi publik dalam membangun bangsa,” ungkapnya.
“Tidak kalah penting, program ini tentunya juga akan memberikan inspirasi bagi kita semua, khususnya dalam rangka meningkatkan sektor SDM dengan beragam potensi yang dimiliki masing-masing relawan,” sambung pria yang akrab disapa Tabri.
[berita-terkait number=”3″ tag=”madrasah-memanggil”]
Tidak hanya itu, pihaknya juga sangat berharap program tersebut nantinya dapat memberikan kontribusi lebih khususnya bagi madrasah sasaran. “Semoga program ini dapat memberikan kontribusi bagi madrasah terkait, khususnya dalam peningkatan SDM,” harapnya.
Seperti diketahui, program ‘Madrasah Memanggil’ merupakan gagasan dan inisiatif bersama antara PGMNI Jatim dengan sejumlah instansi berbeda di Pamekasan. Di antaranya Kadin Pamekasan, Pascasarjana IAIN Madura, serta PWI Pamekasan.
Dalam program tersebut, terdapat sebanyak 85 orang secara resmi tercatat sebagai relawan program ‘Madrasah Memanggil’ PGMNI Jatim. Bahkan jumlah tersebut kemungkinan bertambah hingga 100 relawan untuk sesi pertama dengan sasaran 60 madrasah di Madura. [pin]






