Surabaya (beritajatim.com) – Sosok Firsta Yufi Amarta Putri, perempuan muda asal Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil mencuri perhatian publik usai dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2025.
Mahkota kebanggaan tersebut resmi ia sandang dalam malam Grand Final yang berlangsung meriah di Plenary Hall Jakarta, Jumat malam, 2 Mei 2025.
Firsta, atau akrab disapa Fia, adalah representasi dari generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Lahir 24 tahun silam di kota berjuluk “The Sunrise of Java”, Fia menamatkan pendidikan S1 Psikologi di Universitas Brawijaya, Malang.
Sebelum tampil sebagai finalis nasional, Fia telah dikenal luas di Jawa Timur sebagai sosok inspiratif. Ia memulai kiprah publiknya pada tahun 2019 saat meraih posisi Wakil 1 Jebeng Banyuwangi—ajang duta wisata daerah yang menitikberatkan pada pengenalan budaya lokal.
Tak berhenti di sana, pada 2021 ia menorehkan prestasi sebagai Juara 1 Raki Jawa Timur, dan puncaknya pada 2023, ia menyandang gelar Putri Otonomi Pariwisata Indonesia.
Namun, perjalanan Fia tidak hanya diwarnai oleh deretan prestasi pageant. Di balik penampilannya yang anggun, tersimpan kepedulian mendalam terhadap kondisi remaja perempuan, terutama mereka yang kehilangan arah hidup karena ditinggal orang tua.
Berangkat dari latar belakang pendidikannya di bidang psikologi, Fia mendirikan sebuah program advokasi bernama “First Step Forward” pada 2023. Program ini dirancang untuk menjadi ruang aman bagi perempuan muda yang mengalami kesulitan emosional dan mental.
Melalui kegiatan seperti sharing session, literasi, pengembangan keterampilan berbasis minat dan bakat, hingga pendampingan psikologis, Fia berusaha membekali para remaja dengan kemampuan untuk kembali menemukan jati diri dan masa depan mereka.
Kemenangan Fia dalam Ajang Puteri Indonesia 2025 ini pun bukan hanya kebanggaan bagi masyarakat Banyuwangi, tetapi juga inspirasi nasional bahwa perempuan muda Indonesia mampu hadir sebagai agen perubahan.
Ke depan, publik menantikan sepak terjang Fia tidak hanya di panggung internasional, tetapi juga dalam kontribusinya terhadap isu-isu sosial dan pemberdayaan perempuan di Tanah Air. [fyi/beq]






