Pamekasan (beritajatim.com) – Produk inovatif mahasiswa Universitas Madura (UNIRA) Pamekasan, berupa pestisida alami berbasis garam bernama ‘SaltPro’ kreasi berhasil meraih juara ketiga ajang Business Plan Competition (BPC) ACTIVE 2025 di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Sabtu (25/10/2025).
Dalam program yang digagas Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS Surakarta, UNIRA Pamekasan mendelegasikan tiga mahasiswa dari dua Program Studi (Prodi) berbeda, masing-masing Citra Salma Nurani dari Prodi Ilmu Hukum, serta Akhmad Dzaki Al Azzi dan Febriyanto Ramadhani Putra dari Teknik Sipil.
Ketiganya berhasil menembus babak final setelah melalui beragam tahapan kompetisi tingkat mahasiswa, mulai dari registrasi, pengumpulan proposal hingga presentasi di hadapan dewan juri yang merupakan akademisi dengan status profesor, serta praktisi bisnis.
Bahkan dalam kompetisi tersebut, mahasiswa universitas yang beralamat di Jl Raya Panglegur KM 3,5 Tlanakan, Pamekasan, juga menjadi bagian dari 10 finalis terbaik bersama perguruan tinggi ternama di Indonesia, sekaligus menjadi satu-satunya perwalian dari Madura yang berhasil naik podium kehormatan pada ajang tingkat nasional.
“Pada ajang ini, kami mengangkat potensi lokal berupa garak Madura sebagai bahan utama produk inovatif dan diberi nama ‘SaltPro’, sebuah pestisida alami berbasis garam. Produk ini dikembangkan melalui riset teoritis dan ujicoba langsung pada tanaman petani serta tanaman bonsai,” kata Ketua Tim Delegasi UNIRA Pamekasan, Akhmad Dzaki Al Azzi, Selasa (28/10/25).
Menariknya, produk SaltPro tersebut juga dinilai mampu mencegah dan membasmi berbagai jenis hama dan jamur pada tumbuhan. Termasuk keunggulan harga yang lebih ekonomis, serta ramah lingkungan dibandingkan pestisida kimia.
“Setelah kompetisi ini, kami akan menindaklanjuti pengembangan produk SaltPro agar bisa dipasarkan secara luas melalui konsep digital marketing di berbagai platform media sosial. Kami juga tengah menyiapkan proses hak paten untuk inovasi ini,” ungkapnya.
Sementara Dosen Pendamping, Achmad Imam menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan cerdas mahasiswa bimbingannya, sehingga bisa mengharumkan nama baik institusi pada ajang tingkat nasional.
“Tentu dengan prestasi ini kami berharap semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk menggali beragam potensi lokal Madura, serta dapat melahirkan program inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat dan bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya. [pin/kun]






