Bojonegoro (beritajatim.com) – Seorang pria yang diduga mengalami depresi dan membawa senjata tajam jenis sabit sempat meresahkan warga Desa Ngorogunung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro. Setelah pencarian selama berjam-jam, polisi akhirnya berhasil mengamankan yang bersangkutan pada Rabu (15/4/2026) dini hari.
Peristiwa bermula dari laporan warga yang diterima anggota piket Mako Polsek Bubulan pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Warga melaporkan adanya pria tidak dikenal membawa sabit di area persawahan pinggir hutan, tepatnya di Dusun Janurejo, Desa Ngorogunung.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan penyisiran. Namun hingga sore hari, pria tersebut belum berhasil ditemukan. Situasi kembali memanas saat pria itu muncul lagi pada malam hari di pinggir jalan poros Bubulan–Temayang.
Kapolsek Bubulan, AKP Baderurodin, mengatakan saat akan diamankan, pria tersebut kembali melarikan diri ke area persawahan dan hutan.
“Yang bersangkutan sempat bersembunyi dan berpindah-pindah di area persawahan serta hutan, sehingga proses pencarian berlangsung cukup lama,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Polisi kemudian melakukan pencarian intensif hingga dini hari. Sekitar pukul 00.45 WIB, pria tersebut akhirnya ditemukan dan berhasil diamankan bersama barang bukti sabit yang dibawanya.
Setelah diamankan, petugas langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga. Pria tersebut diketahui bernama Masiran (30), warga Dusun Suruhan, Desa Butoh, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.
Masiran kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah sabit.
“Selanjutnya kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dirawat dengan semestinya,” tambah Kapolsek Bubulan. [lim/beq]






