Surabaya (beritajatim.com)- Persebaya Surabaya akan menghadapi tuan rumah Persis Solo pada pekan ke-32 Super League 2025/2026. Laga ini berlangsung di Stadion Manahan, Surakarta pada Sabtu (9/5/2026) pukul 19.00 WIB.
Bajul Ijo tengah berada dalam performa terbaiknya setelah mencatat tiga kemenangan beruntun. Tak hanya produktif di lini depan dengan torehan sepuluh gol, tim asuhan Bernardo Tavares juga tampil disiplin di sektor pertahanan lewat tiga clean sheet secara berturut-turut.
Performa impresif tersebut membuat Persebaya terus menjaga persaingan di papan atas klasemen sementara. Bajul Ijo kini mengoleksi 51 poin dengan catatan 49 gol sepanjang musim. Meski masih memiliki catatan kebobolan 35 gol, tren permainan tim menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Permainan Persebaya kini terlihat lebih stabil. Aliran bola berjalan lebih efektif, transisi antarlini semakin cepat, dan para pemain tampil lebih percaya diri baik saat menyerang maupun bertahan.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menyebut perkembangan tim tidak lepas dari meningkatnya keseimbangan permainan dan mentalitas para pemain di lapangan.
“Kuncinya adalah mencetak gol lebih banyak daripada kebobolan. Sikap tim bagus, kami berkembang dalam banyak hal. Sekarang tim mendapatkan lebih banyak kepercayaan diri. Semua orang tahu apa yang harus dilakukan saat memegang bola maupun tanpa bola,” ujar Tavares.
Pelatih asal Portugal tersebut juga menilai atmosfer positif di ruang ganti menjadi faktor penting di balik konsistensi performa tim dalam beberapa pertandingan terakhir.
“Lebih mudah bekerja dengan kemenangan dan suasana positif daripada sebaliknya. Arah latihan kami selalu konsisten dan para pemain menerimanya dengan sangat baik,” lanjutnya.
Tavares turut menyoroti peningkatan performa lini belakang Persebaya yang mulai tampil lebih solid dalam menjaga pertahanan.
“Clean sheet memberikan kepercayaan diri bukan hanya untuk kiper dan lini belakang, tapi juga lini tengah dan depan karena kami menyerang bersama dan bertahan bersama,” katanya.
Di sisi lain, Persis Solo justru datang dengan situasi kurang ideal. Laskar Sambernyawa baru saja menelan kekalahan telak 2-5 dari Malut United. Hasil tersebut memperlihatkan rapuhnya pertahanan Persis, terutama dalam mengantisipasi bola mati lawan.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengakui timnya kehilangan fokus setelah sempat unggul lebih dulu dalam pertandingan tersebut.
“Terlepas dari masalah teknis seperti hujan tadi, kita sebenarnya memulai laga dengan cukup baik. Kita bahkan mencuri keunggulan tapi kita tadi cukup ceroboh di lini pertahanan dengan membiarkan ada beberapa kesempatan lawan,” kata Milo.
Pelatih asal Bosnia itu secara terbuka mengkritik lemahnya organisasi pertahanan Persis saat menghadapi situasi set piece.
“Kita kebobolan empat gol dari tendangan sudut dan kita melakukan reaksi yang salah untuk bisa merespon dan hanya menghasilkan dua gol dari kesempatan yang tidak terlalu banyak. Dan setelah gol dari Malut, mungkin ada merasa mental pemain turun,” tuturnya.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi Persis jelang menghadapi Persebaya yang tengah memiliki kepercayaan diri tinggi. Ketajaman lini depan dan organisasi permainan Green Force diprediksi akan menjadi ancaman serius bagi tuan rumah.
Selain itu, Persis juga berada dalam tekanan untuk segera bangkit karena posisi mereka di klasemen semakin dekat dengan zona degradasi. Milo memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebelum laga melawan Persebaya.
“Kekalahan ini akan menjadi pelajaran penting, kami akan melakukan perbaikan,” paparnya. (faw/but)






