Banyuwangi (beritajatim.com) – Persewangi Banyuwangi resmi menjalin kerjasama dengan Notosport untuk pembuatan para jersey pemain pada musim ini hingga musim depan.
Prosesi penandatanganan Partnership Agreement Documen dilakukan di Le Coin Cofee, Rabu (24/6/2026).
Dalam momen tersebut dihadiri langsung oleh Komisaris Persewangi Banyuwangi Purwo Handoko, Presiden Persewangi Handoko, hingga jajaran manajemen Persewangi.
Sedangkan, dari pihak Notosport dalam kesempatan tersebut hadir Rizky Adi selaku Owner bersama management.
Presiden Persewangi, Handoko mengatakan bahwa Kerjasama yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen Persewangi untuk terus berinovasi dan mencari celah untuk kemajuan klub.
Selain itu, sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas dalam setiap aspek salah satunya penampilan tim di dalam maupun di luar lapangan.
“Dengan adanya kerjasama ini, harapannya dapat meningkatkan eksposure bagi persewangi. Terlebih, kita juga tau bahwa Notosport tidak hanya menggarap jersey persewangi namun juga menjadi partner salah satu club racing di Bali,” ujarnya.
Sebagai owner, Rizky Adi mengaku bersyukur akhirnya kerjasama yang yang diajukan sebanyak 6 kali akhirnya dapat diterima tahun ini.
Diketahui, total nilai kontrak kerja sama yang disepakati menyentuh angka Rp124.525.000. Dengan nominal tersebut, tentunya berbagai konsep telah disiapkan matang.
Mulai dari designer, kain, hingga warna yang sesuai dengan kesepakatan untuk menyokong performa para pemain. “Saat ini untuk jersey home sudah siap dan kami mengembangkan sendiri secara khusus terkait kain yang digunakan,” tuturnya.
Rizky menyampaikan, terkait jersey home warna burgundy dipastikan masih menjadi pilihan dan identitas pemain pada musim ini.
“Sedangkan kalau untuk jersey away masih kami siapkan supaya menjadi kejutan. Pembuatan jersey away kita bekerja sama dengan eks desainer Timnas Indonesia. Rencananya, kita juga menggandeng kawan-kawan disabilitas untuk ikut merancang desain tersebut,” jelasnya. (ted)






