Surabaya (beritajatim.com) – Persik Kediri akan menjamu PSBS Biak di Stadion Brawijaya, Kota Kediri pada Kamis (5/3/2026) pukul 20.30 WIB. Tampil di hadapan pendukungnya membuat Persik menarget tiga angka di laga ini.
Pelatih kepala Persik Kediri, Marcos Reina,menyadari bahwa mengalahkan tim tamu bukan perkara mudah meskipun lawan saat ini tengah berjuang di zona degradasi. Juru taktik berkebangsaan Spanyol tersebut menekankan bahwa determinasi tinggi menjadi kunci utama di setiap pertandingan musim ini.
“Tak ada pertandingan yang mudah. Kami sulit untuk menang, karena lawan juga berusaha keras agar tak kalah,” ujar Marcos Reina.
Sejak menahkodai Persik pada akhir tahun lalu, Reina telah menyuntikkan filosofi sepak bola modern yang mengandalkan penguasaan bola dan transisi menyerang yang cepat.
Nama-nama seperti Ezra Walian kini menjadi motor serangan yang lebih progresif. Namun, Reina memberikan catatan penting bahwa estetika permainan tidak akan berarti tanpa kekuatan fisik dan mentalitas pemenang.
Menatap duel kontra PSBS Biak, lini pertahanan dan efisiensi di depan gawang menjadi fokus utama perbaikan. Reina menuntut kolektivitas tim agar tidak hanya bergantung pada satu sosok pemain untuk memecah kebuntuan. Menurutnya, tanggung jawab mencetak gol ada pada pundak seluruh pemain yang berada di lapangan.
“Target kami adalah mendapatkan tiga poin. Jika kami bisa lebih efektif dan bermain sebagai satu kesatuan, peluang untuk mencetak gol akan lebih besar,” tegas Reina.
Secara statistik, Persik Kediri saat ini menempati peringkat ke-12 Super League dengan koleksi 26 poin dari 23 pertandingan. Macan Putih membukukan tujuh kemenangan, lima hasil imbang, dan sebelas kekalahan.
Performa Persik dalam lima laga terakhir juga belum stabil. Mereka hanya meraih dua kemenangan dan menelan dua kekalahan beruntun jelang duel kontra PSBS.
Di sisi lain, PSBS Biak datang ke Kediri dengan situasi tak kalah sulit. Tim asal Papua itu berada di posisi ke-16 atau zona degradasi dengan 19 poin dari 23 laga. PSBS baru mencatat lima kemenangan, empat hasil imbang, dan 14 kekalahan.
Dalam lima pertandingan terakhir, PSBS belum sekalipun meraih kemenangan. Mereka menelan tiga kekalahan dan dua kali imbang, membuat laga tandang ke Stadion Brawijaya menjadi ujian berat sekaligus peluang untuk bangkit. (faw/aje)






