Surabaya (beritajatim.com) – Persik Kediri bersiap menghadapi ujian berat pada pekan ke-25 Super League 2025/2026. Tim berjuluk Macan Putih itu dijadwalkan bertandang ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (9/3/2026) pukul 20.30 WIB.
Pelatih Persik, Marcos Reina memastikan timnya datang dengan tekad memberikan perlawanan maksimal. Ia menilai lini serang timnya menunjukkan tren positif dalam beberapa pertandingan terakhir.
Dalam lima laga terakhir, Persik selalu berhasil mencetak gol ke gawang lawan. Catatan tersebut menjadi modal penting bagi tim asal Kediri tersebut menghadapi pemuncak klasemen.
“Yah, maksud saya kami adalah tim yang membuktikan bahwa kami bagus dalam menyerang, bahwa kami bagus dalam mencetak gol. Kami mencetak gol di setiap pertandingan,” kata Marcos.
Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi, terutama di sektor pertahanan.
“Yang harus kami tingkatkan adalah pertahanan dalam masalah di tim ini. Jadi bagi kami, kami selalu berupaya dan mencoba untuk menjadi lebih baik. Saya tahu setiap hari kami akan menjadi lebih baik. Dan kami selalu menyiapkan setiap pertandingan mencoba untuk mengenal lawan,” ujarnya.
Marcos juga memahami bahwa menghadapi Persib di kandang sendiri bukan perkara mudah. Namun ia optimistis anak asuhnya mampu memberikan perlawanan sengit seperti pada pertemuan pertama musim ini.
“Kami tahu mereka kuat dan sangat kuat di kandang. Tapi ini sepak bola, kami membuktikan melawan mereka di Kediri bahwa kami bisa bermain melawan mereka dan melakukannya dengan sangat baik dan kami mendapatkan satu poin di sana,” ucapnya.
“Jadi ya, kenapa tidak? Kami akan mencoba mendapatkannya di sini dan saya tahu para pemain setiap hari bermain sedikit lebih baik. Jadi kami akan mencoba memberikan performa yang hebat,” lanjut Marcos.
Dalam laga tersebut, Persik dipastikan tidak bisa menurunkan tiga pemain yang berstatus pinjaman dari Persib Bandung, yakni Henhen Herdiana, Rezaldi Hehanussa, dan Hamra Hehanussa. Ketiganya harus absen karena adanya klausul dalam kontrak peminjaman.
“Tidak, mereka tidak bisa bermain. Jadi kami akan bermain dengan pemain lain, tapi mereka yang sedang dipinjamkan tidak bisa bermain,” kata Marcos.
Di kubu tuan rumah, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menilai persaingan perebutan gelar Super League musim ini masih sangat terbuka hingga akhir kompetisi.
Persib saat ini masih memimpin klasemen dengan koleksi 54 poin. Maung Bandung unggul satu poin atas Borneo FC di posisi kedua dan tiga poin dari Persija Jakarta yang berada di peringkat ketiga. Pada pertandingan terakhir, Persib bermain imbang 2-2 melawan Persebaya Surabaya.
“Bahwa di liga ini semua bisa saling mengalahkan. Jadi itu kenapa liga ini sangat menarik dan liga ini sangat sulit. Hasil ini hanya membuktikan hal tersebut, liga ini menarik dan sulit,” kata Bojan, dikutip dari laman resmi I.League.
Persib juga memiliki catatan impresif saat bermain di kandang musim ini. Dari 12 laga yang sudah dijalani di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persib selalu meraih kemenangan.
Beckham Putra dan rekan-rekannya mencetak 22 gol dan hanya kebobolan satu gol sepanjang laga kandang tersebut, yang dicetak oleh Borneo FC.
“Ya mereka terlihat senang, kami mendapatkan hasil yang bagus sepanjang musim dan sementara kami nomor satu saat ini. Mereka semua ingin bermain. Ini justru menjadi masalah bagi saya karena saya bingung untuk menentukan siapa yang akan tampil di 11 pemain pertama,” kata Bojan.
Menjelang pertandingan melawan Persik, Persib juga mendapat kabar positif terkait kondisi pemain. Bek tengah Julio Cesar mulai kembali berlatih setelah pulih dari cedera. Selain itu, Layvin Kurzawa juga sudah kembali berlatih normal.
“Hal bagusnya adalah semua sudah melakukan pemulihan dengan baik. Anda bisa lihat Julio sudah mulai gabung latihan, Marc juga sudah sepenuhnya ikut berlatih, Kurzawa berlatih dengan normal,” tuturnya. (faw/aje)






