Malang (beritajatim.com) – Presenter RRI Malang, Esty Sulistya, telah mengukir prestasi gemilang dengan meraih juara dalam Asia Pacific Broadcast Union (ABU) Prizes 2024. Acara penganugerahan berlangsung di Ballroom Ambassador, Hotel Hilton Bosphorus Istanbul, Turki, pada Selasa (22/10/2024).
Dengan nama lengkap Etik Sulistyaningsih, Esty berhasil meraih posisi pertama dalam kategori Radio On Air Personality. Kategori ini menilai berbagai aspek, termasuk kemampuan bersiaran, penyampaian pesan, penggalian informasi, dan kemampuan menciptakan kenyamanan bagi pendengar.
“Ada lima kriteria penilaian, yaitu kreativitas, kedalaman pengetahuan, kemampuan terhubung dengan pendengar, kualitas suara, dan pemahaman editorial,” ungkap Esty, Sabtu (26/10/2024).
Esty mengangkat tema “Melodies for Indonesian Children,” di mana ia menyoroti krisis lagu anak di Indonesia dalam dua dekade terakhir, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Ia mengajak semua pihak, termasuk musisi, orang tua, dan pemerintah, untuk menghadirkan lagu yang dapat membentuk karakter dan kepribadian anak.
“Anak-anak adalah masa depan bangsa, sehingga kita perlu banyak lagu tentang cinta tanah air dan nilai-nilai positif lainnya,” kata Esty.
Menanggapi prestasi ini, Direktur Utama RRI, Ignatius Hendrasmo, menyatakan bahwa kemenangan Esty menunjukkan bahwa program-program RRI diakui di tingkat internasional. “Ini membuktikan bahwa program dan gaya siaran RRI diperhitungkan, serta menarik bagi pendengar,” ujarnya.
Tahun ini, RRI meraih tiga juara dan satu penghargaan khusus dalam tujuh kategori radio. Selain Esty, penghargaan juga diraih oleh RRI Jember dalam kategori Audio Podcast dan RRI Ambon dalam kategori Drama. Voice of Indonesia juga mendapatkan penghargaan khusus untuk Community Service Announcement.
Esty mengungkapkan bahwa proses panjang dilalui sebelum akhirnya terpilih sebagai pemenang. Ia telah berkarier selama 25 tahun sebagai penyiar, presenter, dan reporter radio. Seleksi di tingkat nasional melibatkan tiga tahap untuk memilih perwakilan dari 69 RRI di Indonesia, sebelum akhirnya ia terpilih mewakili Voice of Indonesia (VOI).
Di tingkat internasional, 60 juri pra-seleksi menilai 342 karya dari 65 negara. Penjurian akhir berlangsung di Kuala Lumpur pada 10-12 September 2024, di mana 18 juri dari negara anggota ABU menilai karya finalis.
“Alhamdulillah, saya menang di kategori Radio On Air Personality,” kata Esty.
Presiden ABU, Mehmet Zahid Sobaci, dalam sambutannya di malam penghargaan, menegaskan peningkatan jumlah dan kualitas peserta tahun ini, yang membuat penilaian juri semakin ketat. “Kualitas produksi peserta tahun ini luar biasa,” ungkapnya.
Acara ABU Prizes merupakan bagian dari rangkaian Sidang Umum ABU ke-61 yang diadakan dari 18-23 Oktober 2024 di Istanbul, Turki. ABU, yang didirikan pada tahun 1964, merupakan asosiasi profesional non-profit dari organisasi penyiaran, dengan lebih dari 240 media dari 65 negara di kawasan Asia Pasifik. [yog/beq]






