Jakarta (beritajatim.com) – Hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) unggul telak dibandingkan dua pasangan lainnya.
Survei yang dilakukan pada 26 Januari hingga 6 Februari 2024 ini menunjukkan Prabowo-Gibran memperoleh elektabilitas sebesar 53,5 persen. Pasangan nomor urut 2 ini unggul jauh dari Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) yang memperoleh 21,7 persen dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) dengan 19,2 persen.
Survei LSI Denny JA juga menunjukkan bahwa Prabowo-Gibran unggul di semua segmen usia, dengan dukungan terbesar di usia muda (30 tahun ke bawah) yaitu sebesar 65 persen.
Koordinator Nasional Penerus Negeri Prabowo-Gibran, Muhammad Pradana Indraputra, mengatakan bahwa program-program yang ditawarkan Prabowo-Gibran, seperti hilirisasi digital dan future talent skill, sangat menarik bagi anak muda.
“Mas Gibran selalu bicara hilirisasi digital, future talent skill. Ini program yang tidak dibicarakan oleh pasangan calon lain. Kita bicara masa depan, bukan masa lalu,” kata Pradana.
Pradana menuturkan, saat ini anak muda menjadi tulang punggung pembangunan bangsa. Maka bukan barang baru lagi jika banyak bermunculan sosok pemimpin dari kalangan milenial, termasuk Gibran.
Dia mencontohkan, banyak startup sukses yang dipimpin oleh anak muda, termasuk di birokrasi seperti Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak.
“Stafsus (staf khusus menteri) banyak anak muda di bawah 30 tahun jadi bukan lagi menjadi hal yang tabu, terlebih hari ini kita punya perwakilan generasi kita berusia 36 tahun. Jadi ini menunjukan Mas Gibran menjadi sosok harapan anak muda Indonesia untuk mewakili kita dan juga menjawab keresahan dan harapan kita ke depan,” tuturnya.
Pradana juga mengatakan bahwa Prabowo-Gibran selalu membawa narasi politik yang riang gembira dan positif, sehingga disukai oleh anak muda.
“Pak Prabowo sering joget-joget, itu bentuk ekspresi kreatifitas dan kesukaan anak muda. Bahwa inilah pesta demokrasi, bukan ajang saling bermusuhan,” kata Pradana.
Dengan elektabilitas yang mencapai 53,5 persen, Prabowo-Gibran berpeluang besar untuk memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran.
“Jika hasil survei ini mencerminkan kondisi riil di lapangan, maka Prabowo-Gibran akan menjadi presiden dan wakil presiden terpilih pada 14 Februari 2024,” kata Adjie.
Namun, Adjie mengingatkan bahwa survei ini hanyalah potret kondisi pada saat survei dilakukan. Masih ada kemungkinan perubahan elektabilitas para pasangan calon dalam beberapa hari terakhir sebelum pemungutan suara.
Survei LSI Denny JA dilakukan terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling). Margin of error survei ini kurang lebih 2,9 persen. [beq]






