Pasuruan (beritajatim.com) – Sejumlah warga memadati kawasan Tamandayu Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan pada Minggu (8/10/2023). Mereka menyempatkan diri untuk melihat aksi peserta lomba fashion.
Fashion dengan tema batik diselenggarakan oleh Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Pasuruan. Para perempuan lintas profesi juga menggandeng asosiasi batik yang ada di Pasuruan.
“Hal ini guna memperingati hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 kemarin. Ini juga merupakan bentuk kami sebagai warga Indonesia agar selalu melestarikan batik yang menjadi ciri khas budaya bangsa Indonesia,” kata Ketua DPC PPLIPI Kabupaten Pasuruan, Wiwik Suryani.
Wiwik juga menjelaskan bahwa ada dua kategori yang diselenggarakan dalam Batik Fashion Stret, yakni kategori dewasa dan anak-anak. Untuk kategori dewasa ada sekitar 30 peserta sedangkan kategori anak ada 35 peserta.
Tak hanya lomba fashion, PPLIPI Pasuruan dan asosiasi batik Pasuruan juga menggelar lomba desain karya batik. Dalam lomba ini.diikuti oleh 20 peserta yang akan melukis kain menjadi batik dengan motif yang luar biasa.
BACA JUGA:
Batik Sumenep Tembus Pasar Dunia, Optimis Masih Prospektif
“Kami juga menggelar bazar dan pameran kain batik yang akan dijual dengan harga yang murah dibanding lainnya. Karena ini juga merupaka. salah satu ajakan bagi masyarakat untuk menggunakan batik,” tambahnya.
Dalam kegiatan ini, PPLIPI juga memberikan workshop terkait kecantikan pada perempuan dari luar dan dalam. [ada/but]






