Bangkalan (beritajatim.com) – Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, setiap harinya makin meningkat. Untuk mengantisipasi adanya klaster baru, beberapa pondok pesantren melakukan vaksinasi.
Pengasuh Ponpes Syaikhona Kholil Bangkalan, KH Moh Nasih Ascha menjelaskan, vaksinasi sudah mulai dilakukan di pondoknya sejak beberapa hari yang lalu. “Sementara masih 100 santri yang sudah divaksinasi, untuk yang lain bertahap,” ungkapnya, Kamis (17/6/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”covid-bangkalan”]
Pria yang juga menjabat sebagai anggota komisi C DPRD Jatim itu menargetkan seribu santri dapat divaksinasi. Namun, akan disesuaikan dengan syarat usia minimum penerima vaksin. “Di pondok rata-rata banyak yang masih di bawah umur, jadi kita sesuaikan. Kalau misal usianya sesuai kriteria akan divaksin. Targetnya seribu santri,” tambahnya.
Tak hanya itu, ia juga menyebut saat ini sedang melakukan koordinasi untuk melakukan tes genose pada ribuan santrinya. Hal itu sebagai langkah deteksi dini. “Alhamdulillah tidak ada klaster di Ponpes, semoga terus aman,” imbuhnya.
Diketahui, selain melakukan vaksinasi dan akan tes genose, ponpes tertua di Bangkalan itu juga melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. [sar/suf]






