Ponorogo (beritajatim.com) – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo mengambil sikap berbeda Pemerintah dalam penetapan hari raya Idul Adha 1445 Hijriah. Jika Pemerintah menetapkan hari raya kurban (10 Zulhijah) jatuh pada hari Senin atau tanggal 17 Juni 2024, Pondok Gontor justru maju 1 hari, yakni hari Minggu atau tanggal 16 Juni 2024.
Penetapan hari raya Idul Adha 1445 hijriah di Pondok Gontor itu, termaktub dalam maklumat Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tertanggal 4 Zulhijah 1445 atau 10 Juni 2024. Maklumat dengan nomor : 2/PMDG-k/XII/1445 itu, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyampaikan terkait penetapan puasa Arafah dan hari raya Idul Adha.
Di Pondok Gontor Bahwasanya puasa Arafah dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Zulhijah 1445 atau 15 Juni 2024. Kemudian, untuk hari raya Idul Adha 1445 Hijriah jatuh pada hari Ahad, 10 Zulhijah 1445 atau 16 Juni 2024. Maklumat itu pun ditandatangani oleh 3 Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, yakni K.H. M. Akrim Mariyat, K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Amal Fathullah Zarkasyi.
Riza Ashari, Humas PMDG menyebutkan bahwa memang benar di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), puasa Arafah akan dilaksanakan bertepatan dengan 15 Juni 2024 dan shalat Idul Adha akan dilaksanakan bertepatan dengan 16 Juni 2024. Hal ini sebagaimana ijtihad dan keputusan Pimpinan PMDG dalam penetapan waktu puasa Arafah dan Hari Raya Idul Adha yang mengikuti penetapan waktu pelaksanaan ibadah haji di Mekkah.
“Hal ini sebagaimana ijtihad dan keputusan Pimpinan PMDG dalam penetapan waktu puasa Arafah dan Hari Raya Idul Adha yang mengikuti penetapan waktu pelaksanaan ibadah haji di Mekkah,” kata Riza, Jumat (14/06/2024).
Dalam rentetan Idul Adha, Pondok Gontor setiap tahunnya mengelola dan menyalurkan hingga ratusan hewan kurban. Dalam pelaksanaannya, panitia kurban di Gontor terdiri dari santri dan guru Gontor yang telah dilatih untuk mengelola hewan dan daging kurban secara efektif dan efisien. [end/but]






