Pamekasan (beritajatim.com) – Sebuah POM Mini dan Toko Kelontong di Desa Kertagenah Dhaja, Kecamatan Kadur, Pamekasan, ludes dilahap so jago merah, Kamis (1/5/2025).
Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat arus pendek listrik yang memicu percikan api, sehingga menyambar pada tumbuhan bahan bakar yang berada di lokasi yang tidak jauh dengan titik awal api.
“POM mini dan toko kelontong yang terbakar milik Bapak Ahmad Baihaki, warga Dusun Polai, Desa Kertagenah Dhaja, Kecamatan Kadur, Pamekasan. Dugaan sementara dipicu arus pendek listrik saat pemilik sedang memindahkan mesin pom mini,” kata Kapolsek Kadur, IPTU Wahyu.
Lebih lanjut disampaikan, peristiwa tersebut terjadi ketika pemilik baru baru selesai melayani pembeli pertalite. “Selesai melayani pembeli, pemilik melihat ada kebocoran pada selang mesin pom mini yang menyebabkan bahan bakar menetes ke lantai. Pemilik mencoba menggeser mesin portabel untuk menghindari resiko,” ungkapnya.
“Namun saat proses pemindahan berlangsung, muncul percikan api yang langsung menyambar pertalite yang tercecer. Dengan cepat api merambat ke penampungan dan menimbulkan kobaran besar, kebakaran tidak terhindarkan, di mana api justru menjalar dan membakar sebagian besar isi toko,” jelasnya.
Melihat kondisi tersebut, Ahmad yang notabene korban meminta tolong warga sekitar untuk memadamkan api. “Proses pemadaman api dilakukan dengan cara gotong royong, respon cepat masyarakat berhasil memadamkan api,” imbuhnya.
“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun pemilik toko dan pom mini mengalami kerugian materil yang diperkirakan mencapai Rp 15 juta. Saat ini kami mencoba melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memadukan penyebab pasti kebakaran,” pungkasnya. [pin/ted]






