Surabaya (beritajatim.com) – Polsek Sukolilo menjadi tempat penitipan sepeda motor bagi warga yang sedang mudik merayakan lebaran 1444 H.
Langkah itu diambil oleh Kapolsek Sukolilo, Kompol M Sholeh sebagai bentuk pencegahan terjadinya tindak pidana curanmor.
Seperti yang dilakukan oleh Saldi, Albadi dan Heru Sugeng. Ketiganya adalah warga perantauan yang sehari-hari indekos di wilayah Sukolilo.
Mereka berterima kasih karena Polsek Sukolilo menyediakan tempat penitipan motor bagi warga perantauan yang balik kampung.
“Berterimakasih sekali sama Bapak Polisi. Awalnya sempat kepikiran karena kan saya ikut mudik gratis dari pemerintah. Akhirnya tahu bisa menitipkan motor di Polsek Sukolilo ini, ya, saya titipkan,” ujar Saldi saat ditemui beritajatim.com di Mapolsek Sukolilo, Rabu (26/4/2023).
Senada dengan Saldi, Heru Sugeng merasa sangat bersyukur karena kendaraannya bisa dititipkan di Polsek Sukolilo. Sehingga ia bisa mudik ke kampungnya di Ngawi dengan tenang.
Baca Juga:
Satlantas Polres Malang Bantu Ibu Melahirkan Saat Mudik
Proses penitipan pun tidak sulit. Cukup dengan mendatangi kantor Polsek Sukolilo atau menghubungi Binmas.
“Kan akhir-akhir ini banyak pencurian sepeda motor. Saya sempat khawatir juga kalau motor saya tinggal lama-lama. Begitu dapat info boleh menitipkan motor ke Polsek, ya saya langsung nitip,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Sukolilo, Kompol M Sholeh mengatakan jika menurut data yang ia kumpulkan, setidaknya 70 persen warga Sukolilo adalah pendatang. Ia lantas membuat program tersebut sebagai upaya strategis agar tidak terjadi tindak pidana pencurian.
“Kami membuka layanan penitipan barang berharga bagi warga yang meninggalkan rumahnya saat mudik. Alasan mereka menitipkan kendaraan, karena mudik menggunakan transportasi umum untuk menghindari kemacetan, total ada 10 motor,” beber mantan Kasat Intelkam Polres Tuban itu.
Baca Juga:
Balik Mudik Gratis ke Jakarta dan Surabaya, Polres Blitar Kota Sediakan 2 Bus
Selain membuat layanan penitipan sepeda motor di Polsek Sukolilo, ia juga mendata puluhan rumah kosong yang ditinggalkan penghuninya saat mudik. Ia pun rutin turun langsung untuk memimpin anggotanya melaksanakan patroli.
“Selain kejahatan curanmor juga kami antisipasi kejahatan pembobolan rumah. Setidaknya ada 59 rumah kosong di wilayah hukum Polsek Sukolilo yang ditinggal mudik. Jumlah itu belum termasuk kos-kosan,” pungkas Sholeh. [ang/beq]






