Surabaya (beritajatim.com) – Petugas Tiga Pilar membuat patroli khusus malam takbir. Patroli khusus ini bertujuan untuk menindak warga di Surabaya yang menggelar takbir keliling. Nantinya, para petugas akan keliling Kota Surabaya atau mendatangi langsung lokasi adanya laporan takbir keliling.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan, dalam patroli ini petugas akan meberikan imbauan. Tindakan persuasif ini bersifat humanis dalam memberikan solusi buat warga di ‘Kota Pahlawan’ ini.
“Akan ada patroli keling dan menindak secara humanis. Karena ini malam menyambut kemenangan, sehingga boleh takbir hanya dilakukan di rumah dan tempat ibadah saja,” jelasnya, Selasa (11/5/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”polrestabes-surabaya”]
Tak ada sanksi khusus baik itu saksi administrasi. Sebab, warga Surabaya sudah tahu betul bahwa malam takbir nanti hanya boleh dilakukan secara terbatas. Terbatas tersebut, lanjut Isir, adalah jumlah kuota tempat ibadah yang digunakan. Sehingga protokol kesehatan (Prokes) 5M bisa dilaksanakan drngan baik.
Tak hanya itu, lanjut Isir, patroli takbir jika menemukan adanya warga takbir keliling menggunakan mobil atau kendaraan besar, maka petugas Tiga Pilar akan menindak secara halus. Yakni dengan melakukan pengamanan dan mengantar gerombolan takbir keliling ini pulang atau ke rumah ibadah terdekat di rumahnya.
“Kita akan memberikan keleluasaan namun tetap ingat 5M. Karena menekan virus ini juga penting dan semoga masyarakat dalam menyambut kemenangan Hari Raya Idul Fitri nantinya tetap sehat, aman dan khusuk dalam beribadah,” pungkasnya.(man/kun)






