Sumenep (beritajatim.com) – Polres Sumenep menyiapkan 16 pos pengamanan arus mudik selama Operasi Ketupat Semeru 2024. 16 pos tersebut terdiri dari 12 pos pengamanan, 2 pos pelayanan, dan 2 pos terpadu.
“Seluruh pos didirikan di tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Lebaran,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Ketupat Semeru 2024 di Mapolres Sumenep pada Rabu (3/4/2024).
Untuk pos pengamanan, lokasinya di tempat-tempat wisata dan di pertokoan. Sedangkan untuk pos pelayanan disiapkan di Terminal Arya Wiraraja dan di Pelabuhan Kalianget.
Sementara Pos Terpadu berada di Jl. Trunojoyo depan Masjid Jamik, dan di Prenduan yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Pamekasan.
“Kami sudah lakukan pengecekan ke pos-pos itu, tinggal finalisasi. Besok anggota yang bertugas bisa langsung menempati pos-pos tersebut,” ujar Henri.
Ia menjelaskan, pos-pos tersebut juga difungsikan sebagai pusat informasi dan tempat istirahat bagi pemudik yang tengah melakukan perjalanan. Untuk pos terpadu, selain personel Polri, juga ada dari instansi samping seperti TNI, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan.
“Sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan dan kelengkapan lainnya seperti ambulans juga kami siapkan di lokasi,” terangnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk mudik lebih awal, untuk mengurangi beban kepadatan lalu lintas.
“Bagi yang mudik dengan kendaraan pribadi, jangan lupa selalu patuhi aturan berlalu lintas dan utamakan keselamatan,” imbaunya.
Ia menambahkan, fokus Operasi Ketupat ini adalah jalur rawan kemacetan, kecelakaan, kriminalitas dan bencana alam serta di pusat pusat keramaian. “Harapannya tentu saja supaya masyarakat merasakan mudik aman dan nyaman,” ucapnya.
Operasi Terpusat, dengan sandi ‘Ketupat Semeru 2024’ berlangsung selama 13 hari sejak tanggal 4 April 2024 sampai dengan 16 April 2024, dengan mengusung tema ‘Mudik Ceria, Mudik Penuh Makna’. [tem/beq]






