Sampang (beritajatim.com) – Kapolres Sampang AKBP Hartono menegaskan bahwa video yang beredar di media sosial terkait dugaan warga menahan polisi saat operasi di Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, adalah informasi bohong atau hoaks. Video tersebut sempat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Menurut AKBP Hartono, kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim AKP Safril Selfianto itu merupakan bagian dari operasi penegakan hukum terhadap tindak pidana perjudian sabung ayam di wilayah tersebut.
“Upaya ini merupakan bagian dari cipta kondisi untuk menjaga Kamtibmas, khususnya dalam pemberantasan praktek perjudian dan pengungkapan tindak pidana narkotika,” ujar Hartono, Senin (5/5/2025).
Ia menyebutkan, beredarnya narasi menyesatkan di media sosial terkesan ingin membenturkan aparat kepolisian dengan masyarakat. Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai suatu informasi.
“Mereka terkesan membentur-benturkan Polres Sampang dengan warga dalam upaya cipta kondisi Kamtibmas, khususnya pemberantasan praktek perjudian dan pengungkapan tindak pidana narkotika,” tegas Hartono.
Pihak Polres Sampang juga menyampaikan bahwa mayoritas masyarakat di wilayahnya justru mendukung penuh langkah pemberantasan perjudian dan narkoba.
“Kepada para penjudi untuk segera sadar dan menghentikan aktivitasnya. Mari kita jaga kondusifitas wilayah kita agar senantiasa tertib, aman dan damai,” imbuhnya. [sar/beq]






