Pamekasan (beritajatim.com) – Polres Pamekasan, siagakan sebanyak 220 personil guna mengamankan ibadah Jum’at Agung dalam rangka memperingati ‘Wafat Yesus Kristus’ dan Hari Raya Paskah 2026 di wilayah setempat.
“Langkah pengamanan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beragama, serta memberikan rasa aman bagi umat kristiani yang menjalankan ibadah,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, melalui Kasi Humas IPDA Yoni Evan Pratama, Rabu (1/4/2026).
Total personil tersebut tersebut terdiri dari jajaran Pejabat Utama (PJU), Bintara hingga personil dari Polwan. “Pengamanan ini dijadwalkan berlangsung selama 4 (empat) hari, terhitung mulai Kamis hingga Minggu (2-5/4/2026),” ungkapnya.
“Pengamanan mencakup beberapa gereja di Pamekasan, di antaranya Gereja Maria Ratu Para Rasul Jl Jokotole, Gereja Panthekosta Pusat Surabaya (Shalom) Jl Trunojoyo, GPDI Sola Gracia Jl Jingga, GSPII Jl Kamboja, GPIB Mahkota Hayat Jl Jokotole, GBI Rock Jl Kemayoran, serta Gereja Bethel Apostolik dan Profetik (Bunga Bakung) Jl Trunojoyo,” imbuhnya.
Guna memastikan situasi kondusif sebelum ibadah dimulai, pihaknya juga menerjunkan Tim Sterilisasi dari Sat Samapta. “Tim ini bertugas melakukan penyisiran di lokasi gereja guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan,” sambung IPDA Yoni Evan Pratama.
“Sebelum bertugas, seluruh personel diwajibkan mengikuti apel kesiapan 30 menit sebelum jam pelaksanaan kegiatan di masing-masing lokasi. Di mana nantinya mereka melalukan pengamanan fisik, termasuk menyiagakan personil dari fungsi propam untuk pengawasan terhadap personil selama rangakaian pengamanan berlangsung,” jelasnya.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tugas dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan prosedur tetap (Protap) Kepolisian. “Karena itu kami mengimbau seluruh masyarakat Pamekasan, agar bersama-sama menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama,” imbaunya.
”Kami berharap rangkaian ibadah Paskah tahun ini berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar. Kami juga meminta masyarakat untuk segera melapor ke Hotline Call Centre 110 (gratis pulsa) jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar lokasi ibadah,” pungkasnya. [pin/but]






